Jilbab pespektif Ibnu ‘Ashur: studi tafsir Maqasidi atas tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Al Aisyie, Hamamah (2021) Jilbab pespektif Ibnu ‘Ashur: studi tafsir Maqasidi atas tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Hamamah Al Aisyie_E93217104.pdf

Download (1MB)

Abstract

Munculnya berbagai macam model jilbab yang ada di masyarakat, menimbulkan pertanyaan apakah jilbab sebagai tanda ketaatan seseorang atau jilbab hanya mengikuti trend fashion yang ada. Sehubungan dengan itu, maka harus diketahui jilbab seperti apa yang sesuai dengan syari’at Islam. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana penafsiran Ibnu ‘Ashur dalam menafsirkan ayat-ayat jilbab dalam kitab Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir, bagaimana metodologi maqasid Ibnu ‘Ashur dalam menafsirkan ayat-ayat jilbab, dan bagaimana implikasi perspektif Ibnu ‘Ashur tentang jilbab terhadap fenomena jilbab masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penafsiran Ibnu ‘Ashur terhadap ayat-ayat jilbab dalam kitab Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir, mendeskripsikan bagaimana Ibnu ‘Ashur memaparkan metodologi maqa{s{id dalam menafsirkan ayat-ayat jilbab dan mendeskripsikan bagaimana Ibnu ‘Ashur mengimplikasikan jilbab terhadap fenomena jilbab masa kini. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan maqasidi, yaitu cabang baru dalam menafsirkan Alquran yang berorientasi pada maqa>s{id, baik maqasid Alquran atau maqas{id al-shari’ah. Penelitian ini bersifat library research, yaitu mengumpulkan sumber-sumber data atau rujukan kepustakaan, baik berupa buku, jurnal dan karya ilmiah yang lain. Hasil dari penelitian ini adalah dalam menafsirkan ayat-ayat jilbab Ibnu ‘Ashur mengkompromikan jilbab dengan adat istiadat yang berbeda-beda setiap daerah, tidak hanya satu model jilbab seperti di Arab saja. Jadi, selama model pakaian wanita suatu daerah dianggap masih menutup aurat, maka dianggap sudah sesuai dengan maksud ayat tersebut walaupun tidak memakai model jilbab yang ada di Arab. Dalam menafsirkan ayat-ayat jilbab Ibnu ‘Ashur menggunakan tiga langkah: kontekstualisasi, dekontekstualisasi dan rekontekstualisasi.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Al Aisyie, Hamamahhamamahaisyie33@gmail.comE93217104
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorUmami, Khoirulk.umami@uinsby.ac.id0001614
Subjects: Al Qur'an > Asbabun Nuzul
Jilbab
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Keywords: Ayat ayat jilbab; Tafsir maqasidi.
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Hamamah Al Aisyie
Date Deposited: 10 Jun 2021 07:03
Last Modified: 10 Jun 2021 07:03
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/47994

Actions (login required)

View Item View Item