Hadis larangan memutus hubungan kerabat: kajian ma’anil hadis dalam Kitab Musnad Al-Humaidy Nomor Indeks 1217

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fikriyah, Hidayatul (2020) Hadis larangan memutus hubungan kerabat: kajian ma’anil hadis dalam Kitab Musnad Al-Humaidy Nomor Indeks 1217. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Hidayatul Fikriyah_E95216060.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya manusia yang memutuskan hubungan kerabat sesama antar saudara, padahal Allah SWT sangat melarang perbuatan tersebut dan membencinya, bahkan didalam hadis yang diriwayatkan oleh al-H{umaidy nomor 1217 menjelaskan bahwa memutus hubungan kerabat merupakan perbuatan yang dosa besar dan ancamannya masuk neraka jahanam. Oleh karena itu, tertarik untuk menelaah kembali tentang hadis larangan memutus hubungan kerabat dengan pendekatan kajian ma’anil hadis. Dalam kajian ini mengangkat tiga pokok permasalahan yaitu 1) Bagaimana kualitas dan kehujjahan hadis larangan memutus hubungan kerabat dalam kitab Musnad Al-H{umaidy nomor indeks 1217. 2) Bagaimana makna hadis memutus hubungan kerabat dalam kitab Musnad Al-H{umaidy. 3) Bagaimana Implikasi memutus hubungan kerabat dalam kitab Musnad Al-H{umaidy. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kualitas dan kehujjahan hadis tentang larangan memutus hubungan kerabat yang diriwayatkan dalam kitab Musnad Al-H{umaidy juz ke 2 nomor indeks 1217. Selain itu untuk mengetahui pemaknaan serta implikasinya. Kajian ini memiliki manfaat bagi kalangan akademis dapat menjadi wawasan dalam kajian ilmu hadis tentang memutus hubungan kerabat. Sedangkan dalam masyarakat memiliki manfaat supaya masyarakat lebih menjaga hubungan kerabat sehingga dapat meminimalisir terjadinya konflik yang berujung perpecahan. Dalam proses analisanya penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk menjelaskan atau menguraikan data verbal sesuai yang ditemukan dalam penelitian. Hasil dan kesimpulan dari kajian yang telah dilakukan itu terkait kualitas hadis yang diriwayatkan dalam musnad Al-H{umaidy berstatus shahih dikarenakan tidak ada kecacatan perawi dalam periwayatannya sehingga hadis tersebut dapat digunakan sebagai hujjah dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun terkait makna hadis yang diriwayatkan oleh al-H{umaidy dijelaskan bahwa dilarang memutus hubungan kerabat, supaya tidak menjadi penghalang untuk masuk surga. Dapat dipahami bahwa implikasinya ketika manusia memutus hubungan kerabat dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga serta dapat mengancam hubungan ukhwah islamiyah yang menimbulkan perpecahan dikarenakan rawan terjadi kesalah fahaman.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fikriyah, Hidayatulhidayatulfikria00@gmail.comE95216060
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuhid, Muhidmuhid@uinsby.ac.id2002106301
Thesis advisorUmami, Khoirulumamikhoirul93@yahoo.co.id0001614
Subjects: Adab
Etika
Hadis
Keywords: Ma’anil hadis; Memutus hubungan kerabat; Musnad Al-Humaidi.
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Hidayatul Fikriyah
Date Deposited: 26 Mar 2021 09:28
Last Modified: 26 Mar 2021 09:28
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/47139

Actions (login required)

View Item View Item