Respon Amerika Serikat terhadap pembelian sistem misil S-400 Rusia oleh Turki

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Negara, Sembilan Benua Puspa (2020) Respon Amerika Serikat terhadap pembelian sistem misil S-400 Rusia oleh Turki. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Sembilan Benua Puspa Negara_I72214013.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk menjelaskan kebijakan Amerika Serikat kepada Turki sebagai respon terhadap pembelian Sistem Misil S-400 milik Rusia. Hal ini diawali saat Turki membeli sistem misil S-400 milik Rusia yang tidak sesuai dengan pandangan Amerika Serikat. Metode yang dipakai ialah kualitatif eksplanatif dengan metode pengumpulan data secara dokumentasi. Teori yang digunakan ialah Level Analisis atribut nasional dalam Analisis Kebijakan Luar Negeri. Penelitian ini menemukan bahwa kebijakan yang dilakukan Amerika Serikat yaitu mengeluarkan Turki dari Program F-35 dan mengajukan Protect Against Turkey Act sesuai dengan level analis atribut nasional terkecuali sumber daya alam. Atribut nasional yang paling berpengaruh yaitu demografis, kapabilitas ekonomi dan militer.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Negara, Sembilan Benua Puspa9.sem.benua@gmail.comI72214013
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIsmail, Zakyzaky.politikislam@gmail.com2030128201
Subjects: Kerjasama Internasional
Politik Internasional
Keywords: Amerika Serikat; S-400; Level Analisis; Turki.
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: http://dig <!doctype html><html><body style='height: 100%; width: 100%; ove http://digilib.uinsby.ac.id/id/user/27547http://digilib.uinsby.a
Date Deposited: 11 Apr 2021 06:30
Last Modified: 11 Apr 2021 06:30
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/47114

Actions (login required)

View Item View Item