Tinjauan hukum islam terhadap praktik sewa menyewa lahan yang bukan miliknya: studi kasus di Pasar Tebel Gedangan Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Saputra, Agung Resky (2020) Tinjauan hukum islam terhadap praktik sewa menyewa lahan yang bukan miliknya: studi kasus di Pasar Tebel Gedangan Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Agung Resky Saputra_C92216077.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode deksriptif kualitatif yakni mendeskripsikan data mengenai praktik sewa menyewa lahan yang bukan miliknya di Pasar Tebel Gedangan Sidoarjo untuk disusun secara sistematis kemudian dianalisis menggunakan ketentuan Hukum Islam dengan menggunakan teori hak milik dan akad ijarah.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Pertama,praktik sewa menyewa lahan yang bukan miliknya di Pasar Tebel Gedangan Sidoarjo yaitu praktik sewa menyewa yang dilakukan oleh penduduk sekitar pasar dengan pedagang pasar. Di pasar tersebut, peduduk sebagai pihak yang meyewakan (mu’ajir) dan pedagang sebagai penyewa (musta’jir) . Obyek sewa menyewa tersebut yaitu sebuah lahan yang berupa jalan desa yang di sewakan oleh penduduk kepada pedagang untuk dijadikan lapak. Kedua, praktik sewa menyewa lahan tersebut ditinjau dari kacamata Hukum Islam menggunakan teori hak milik dan akad ijarah. Hasil tinjauan Hukum Islam yaitu praktik sewa menyewa lahan yang dilakukan oleh penduduk dengan pedagang Pasar Tebel tidak sesuai dengan Hukum Islam karena adanya kecacatan dalam akad. Kecacatan tersebut yaitu obyek sewa yang merupakan jalan desa adalah bukan milik dari pedagang (pemberi sewa).Pada akhir penulisan skripsi ini, penulis menyarankan penduduk sekitar Pasar Tebel sebaiknya jangan mengambil keuntungan dengan hadirnya pedagang di lingkungannya dengan cara menyewakan jalan desa di depan rumahnya. Selain itu, alangka baiknya jika terdapat pedagang yang hendak membuka lapak didepan rumah, sebaiknya penduduk mendiskusikan hal tersebut dengan pedagang dan pengurus pasar supaya tidak terjadi sewa menyewa lahan yang bukan miliknya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Saputra, Agung Reskyagungrezky18@gmail.comC92216077
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSholihuddin, Muh.--197707252008011009
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Ijarah
Keywords: Sewa Menyewa; Sewa lahan; Lapak Pasar.
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Saputra Agung Resky
Date Deposited: 17 Feb 2021 10:04
Last Modified: 17 Feb 2021 10:04
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/46526

Actions (login required)

View Item View Item