Pengaruh kombinasi pestisida nabati ekstrak beringin (Ficus benjamina), ekstrak karet kebo (Ficus elastica), musuh alami Spodoptera litura nuclear polyhedrosis virus (SlNPV) dan air kelapa terhadap mortalitas ulat grayak (S.litura)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Avianto, Annisa Nur (2021) Pengaruh kombinasi pestisida nabati ekstrak beringin (Ficus benjamina), ekstrak karet kebo (Ficus elastica), musuh alami Spodoptera litura nuclear polyhedrosis virus (SlNPV) dan air kelapa terhadap mortalitas ulat grayak (S.litura). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Annisa Nur Avianto_H71217023.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penggunaan pestisida nabati sebagai pengganti pestisida kimia semakin berkembang dan dikenal masyarakat pertanian. Kombinasi pestisida nabati ini merujuk pada fungsi dari pestisida nabati ini sebagai racun bagi hama dan dengan penambahan kombinasi air kelapa serta musuh alami tanaman yaitu sebagai racun aromatik dan racun perut bagi hama tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pestisida nabati ekstrak beringin, ekstrak karet kebo, musuh alami SlNPV dan air kelapa terhadap mortalitas ulat S.litura. Metode penelitian dengan memberikan kombinasi pestisida nabati secara celup pakan daun pepaya pada 330 larva ulat grayak instar III. Kelompok perlakuan terdiri dari 11 perlakuan yaitu Aquadest (M0) 0%, Air Kelapa 1L (M1), Ekstrak Beringin 250gr/L (M2) , Ekstrak Karet Kebo 250gr/L (M3) , SlNpv (M4) 50 gr/L , Ekstrak beringin 250gr/L + Air Kelapa 1L (M5) ,Ekstrak Karet Kebo 250gr/L+ Air Kelapa 1L (M6) , SlNPV 50 gr/L + Air Kelapa 1L (M7), SlNPV 50gr/L + Ekstrak beringin 250gr/L + Air Kelapa 1L (M8), SlNPV 50gr/L + Ekstrak Karet Kebo 250gr/L+ Air Kelapa 1L (M9) , dan Campur (SlNPV 50gr/L + Ekstrak beringin 250gr/L + Ekstrak Karet Kebo 250gr/L + Air Kelapa 1L (M10). Hasil penelitian menunjukkan kombinasi pestisida nabati berpengaruh terhadap mortalitas dengan adanya interaksi yang menimbulkan efek antar ekstrak.Data yang diperoleh dari hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik dan mendapatkan P- value 0,047. Mortalitas ulat yang paling terlihat pada Campur (SlNPV 50gr/L + Ekstrak beringin 250gr/L + Ekstrak Karet Kebo 250gr/L + Air Kelapa 1L (M10) 86,6%.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Avianto, Annisa Nurannisanur565@gmail.comH71217023
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAgustina, Evaeva_agustina@uinsby.ac.id2030088901
Thesis advisorRokhim, Saikusaiku_rokhim_avicenna@yahoo.com2021128601
Subjects: Hama, Pembasmian
Pertanian
Keywords: Air kelapa; mortalitas; ulat grayak; SlNPV; dan ekstrak Ficus.
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Annisa Nur Avianto Widaryanto
Date Deposited: 08 Feb 2021 12:21
Last Modified: 08 Feb 2021 12:21
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/46314

Actions (login required)

View Item View Item