Formula Trikombinasi Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.), Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) dan Daun Jambu Biji Daging Putih (Psidium guajava L.) untuk mengatasi Diare pada Mencit Jantan (Mus musculus L.)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kamilah, Syahidatul (2021) Formula Trikombinasi Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.), Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) dan Daun Jambu Biji Daging Putih (Psidium guajava L.) untuk mengatasi Diare pada Mencit Jantan (Mus musculus L.). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Syahidatul Kamilah_H71217062.pdf

Download (3MB)

Abstract

Diare masih menjadi masalah global dan merupakan penyebab kedua kematian pada anak usia di bawah lima tahun setelah pneumonia. Pada umumnya diare disebabkan adanya infeksi saluran pencernaan oleh bakteri Escherichia coli dan dapat diatasi dengan konsumsi antibiotik. Namun, banyaknya penyalahgunaan obat-obatan kimia yang dapat memicu adanya resistensi juga beberapa efek samping, mendorong peneliti untuk mencari inovasi obat tradisional non efek samping, seperti ramuan yang berasal dari tanaman kunyit, temulawak, dan daun jambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rimpang kunyit, temulawak, dan daun jambu biji terhadap diare pada mencit jantan. Desain penelitian adalah eksperimental laboratoris menggunakan dua parameter penelitian, yakni uji in vitro dan in vivo. Uji in vitro dilakukan dengan 18 perlakuan 3 kali pengulangan menggunakan metode difusi cakram untuk mengetahui daya hambat bakteri Escherichia coli . Hasil daya hambat terbaik akan dilanjutkan uji in vivo dan diaplikasikan pada mencit untuk mengetahui efek antidiarenya melalui pengamatan frekuensi defekasi, konsistensi feses, rentang waktu diare, dan kadar Escherichia coli. Uji in vivo dilakukan dengan 7 perlakuan 5 kali pengulangan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Trikombinasi ekstrak rimpang kunyit, temulawak, dan daun jambu biji memiliki kemampuan antibakteri dengan daya hambat terbesar pada perbandingan 1:1:2 yakni 14,4 mm. Pemberian trikombinasi ekstrak tersebut berpengaruh terhadap frekuensi defekasi, konsistensi feses, rentang waktu diare, dan kadar Escherichia coli pada feses. Formulasi terbaik dari trikombinasi ekstrak adalah pada perbandingan 1:1:2 konsentrasi 75% dengan dosis 600 mg/kgbb yang memiliki pengaruh antidiare setara dengan loperamid.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kamilah, SyahidatulSyahidatulkamilah27@gmail.comH71217062
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHadi, Irfanm_i_h@uinsby.ac.id0824048601
Thesis advisorHidayati, Irulirulhidayati.alfatawi@gmail.com198102282014032001
Subjects: Biologi
Kesehatan
Kesehatan
Keywords: Rimpang kunyit; Temulawak; Daun jambu biji; Diare; Mencit jantan.
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Syahidatul Kamilah Kamilah
Date Deposited: 07 Feb 2021 04:59
Last Modified: 07 Feb 2021 04:59
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/46264

Actions (login required)

View Item View Item