DILEMA MORAL REMAJA MASJID YANG BEKERJA SEBAGAI PENJAGA CAFE REMANG-REMANG DI EMBONG MALANG SURABAYA

Chilmiy, Abdul Ghofuur (2014) DILEMA MORAL REMAJA MASJID YANG BEKERJA SEBAGAI PENJAGA CAFE REMANG-REMANG DI EMBONG MALANG SURABAYA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (199kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (51kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (80kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (194kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (214kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (455kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (121kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (27kB) | Preview

Abstract

Dalam penelitian, masalah yang diteliti adalah (1) Bagaimana dilema moral yang dihadapi remaja masjid yang bekerja sebagai penjaga cafe remang-remang di Embong Malang Surabaya. (2) Apa yang melatar belakangi penyebab remaja masjid bekerja sebagai penjaga cafe remang-remang di Embong Malang Surabaya.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berbasis fenomenologi. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah remaja masjid yang bekerja sebagai penjaga cafe remang-remang, tokoh agama, dan pemilik cafe remang-remang.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan (1) Dilema moral yang dialami oleh remaja masjid ialah kebimbangan dalam berperilaku, dimana mereka harus menjaga moralnya sebagai remaja masjid tapi dilain sisi juga harus bekerja sebagai penjaga cafe remang-remang. (2) latar belakang penyebab remaja masjid bekerja sebagai penjaga cafe remang-remang ialah faktor ekonomi dan rendahnya pendidikan, karena kebutuhan sehari-hari yang dirasa kurang dan pendidikan yang kebanyakan dari mereka semua tidak sampai tamatan SMP yang akhirnya mau tidak mau mereka akhirnya bekerja di cafe remang-remang.
Peneliti memberikan saran kepada orang tua agar memberikan pengasuhan dan pendidikan sebaik mungkin serta mengontrol perilaku dan aktifitas anaknya. Bagi masyarakat Kebangsren perlu adanya kontrol terhadap para remaja terkait aktifitas yang mereka lakukan. Bagi pihak takmir masjid sebisa mungkin memberi bantuan berupa pelatihan ketrampilan agar mereka semua yang bekerja di cafe remang-remang dapat bekerja di tempat yang lebih baik. Bagi pemerintah, sekolah dan lembaga lainnya perlu adanya aturan baku pembelajaran moral sekaligus pengaplikasian nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa, dan bernegara. Bagi peneliti selanjutnya lebih difokuskan kepada model pemecahan masalah moral dikalangan remaja dan masyarakat.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Warsito
Uncontrolled Keywords: Dilema Moral; Remaja; Cafe Remang-remang
Subjects: Remaja, Gaya hidup
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 09 Feb 2015 05:07
Last Modified: 09 Feb 2015 05:07
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/460

Actions (login required)

View Item
View Item