Problematika pembelajara PAI secara daring bagi anak tunanetra: studi kasus di SMPLB-A Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta Gebang Putih Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rahmawati, Eva (2021) Problematika pembelajara PAI secara daring bagi anak tunanetra: studi kasus di SMPLB-A Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta Gebang Putih Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Eva Rahmawati_D01217013.pdf

Download (2MB)

Abstract

Problematika atau kendala pembelajaran PAI merupakan suatu hambatan yang dapat mengakibatkan proses pembelajaran PAI berjalan tidak efektif sehingga menimbulkan masalah yang belum bisa terpecahkan. Dalam penelitian ini peneliti memfokuskan kendala pembelajaran PAI secara daring (dalam jaringan). Pembelajaran PAI secara daring (dalam jaringan) merupakan proses belajar tentang pendidikan agama Islam secara jarak jauh dengan mengandalkan internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran PAI secara daring bagi anak tunanetra di SMPLB-A Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta Gebang Putih Surabaya, kemudian apa saja problematika yang dihadapi anak tunanetra selama pembelajaran PAI secara daring di SMPLB-A Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta Gebang Putih Surabaya, dan bagaimana solusi terhadap problematika pembelajaran PAI secara daring bagi anak tunanetra di SMPLB-A Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta Gebang Putih Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian menggunakan studi kasus dan dalam menentuan subjek penelitian yaitu menggunakan teknik purposive sampling yang berdasarkan pertimbangan dan tujuan tertentu.. Pengumpulan data penelitian ini melalui tahapan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: (1) Pembelajaran PAI secara daring bagi anak tunanetra yaitu dengan menggunakan media Whatsapp dan waktu pembelajaran PAI secara daring bagi anak tunanetra tergantung materi yang diajarkan. (2) Problem pertama yaitu kurangnya penjelasan dari Guru PAI sendri. Dalam problem tersebut dapat dianalisis penyebabnya, analisis pertama karena kurangnya rasa keingin tahuan peserta didik dan analisis kedua karena Guru PAI kurang memberikan penjelasan. Problem kedua yaitu tentang kesulitan jaringan internet dan harga kuota internet yang mahal, dan problem ketiga yaitu sulitnya komunikasi dengan Guru PAI. (3) Solusi untuk problem yang pertama yaitu membiasakan peserta didik untuk mencari tahu, bisa melalui Google atau berdiskusi dengan orang tua di rumah dan solusi lainnya yaitu dengan Guru PAI menjelaskan materi dengan membuat video pembelajaran langsung. Solusi untuk problem kedua yaitu dengan memberikan pengertian apabila ada yang tidak hadir dalam pembelajaran daring karena kesulitan sinyal internet dan memberikan bantuan kuota internet dari dana Bos setiap 3 bulan sekali. Kemudian solusi untuk problem terakhir yaitu dengan memberikan keleluasaan peserta didik untuk berdiskusi dengan orang tua atau keluarga yang ada dirumah, namun apabila tidak mendukung maka Guru PAI akan menjawab di waktu yang luang

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rahmawati, Evavarama011@gmail.comD01217013
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorThobroni, Ahmad Yusamayusamth71@gmail.com2022077101
Thesis advisorSyamsudin, Syamsudinsyamsudinuinsby@gmail.com2012096702
Subjects: Pendidikan > Pembelajaran
Pendidikan > Pendidikan - Tunanetra
Keywords: Problematika; Pembelajaran PAI Secara Daring; Anak Tunanetra.
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: EVA RAHMAWATI
Date Deposited: 22 Jan 2021 02:30
Last Modified: 22 Jan 2021 02:30
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/45781

Actions (login required)

View Item View Item