تغييرات الوزن العروضي في شعر "بقايا الخريف" لأبي قاسم الشابي

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Munfa'ati, Izzatul (2021) تغييرات الوزن العروضي في شعر "بقايا الخريف" لأبي قاسم الشابي. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Izzatul Munfa'ati_A01217021.pdf

Download (2MB)

Abstract

Syair atau puisi Arab adalah karya sastra yang berupa ucapan atau tulisan yang meiliki wazan atau mengikuti ritme gaya lama, qofiyah, serta didominasi oleh unsur ekspresi dan imajinasi. Salah satu teori yang bisa digunakan untuk menganalisis karya sastra berupa syair adalah ilmu arudh. Ilmu arudh adalah salah satu cabang keilmuan bahasa yang membahas tentang rumus-rumus syair. Rumus syair ini menjadi patokan dalam menyusun syair ataupun menganalisa sebuah syair. Syair bisa dikatakan benar atau shahih apabila syair itu mengikuti aturan yang ditetapkan dalam kaidah ilmu arudh, dan apabila tidak mengikuti aturan maka syair itu tergolong syair yang fasad (rusak). Fokus permasalahan dalam pembahasan ini adalah: 1) Apa wazan yang digunakan dalam syair “Baqaaya Al-Khariif” karya Abu Qasim Asy-Syabi? 2) Bagaimana perubahan wazan arudh yang terdapat dalam syair “Baqaaya Al-Khariif” karya Abu Qasim Asy-Syabi?. Tujuan dalam pembahasan ini adalah untuk mengetahui macam-macam wazan arudl dan perubahannya yang terdapat dalam syair “Baqaaya Al-Khariif”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu data yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa kata-kata dan tidak berupa angka. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: a. Syair Baqaaya Al-Khariif” karya Abu Qasim Asy-Syabi menggunakan bahr mutaqarab dengan wazan sebagai berikut:
فَعُوْلُنْ فَعُوْلُنْ فَعُوْلُنْ فَعُوْلُنْ ** فَعُوْلُن فَعُوْلُنْ فَعُوْلُنْ فَعُوْلُنْ b.Perubahan wazan arudh yang ditemukan dalam syair Baqaaya Al-Khariif” karya Abu Qasim Asy-Syabi adalah sebagai berikut: a.) Zihaf mufrod berupa qabdl yaitu membuang huruf kelima yang mati pada taf’ilah. Zihaf ini terdapat dalam bait ke- 1, 2, 5, 6, 7, 8 10, 11, 12, 13, 15, 19, 20, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 32, 33, 34. b.) Terdapat dua illat naqsh dalam syair ini yaitu Hadzf (gugurnya sabab khafif di akhir taf”ilah) yang terdapat dalam bait ke- 1, 7, dan 33. Sedangkan illat yang kedua yaitu Qashar (pembuangan huruf mati pada sabab khafif dan mematikan huruf hidupnya) yang terdapat dalam bait 1-34.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Munfa'ati, Izzatulmunfaatiizzatul@gmail.comA01217021
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorNaf'an, Abdul Wahabrwnria@gmail.com2002028002
Subjects: Kesusastraan > Sastra Arab
Puisi
Sastra
Keywords: Ilmu arudh; Perubahan wazan; Abu Qasim asy-Syabi.
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Izzatul Munfa'ati
Date Deposited: 13 Jan 2021 10:33
Last Modified: 13 Jan 2021 10:33
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/45591

Actions (login required)

View Item View Item