Pembatasan Sosial Berskala Besar di Indonesia dalam Perspektif Hadis Lockdown

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Usman, Muh (2020) Pembatasan Sosial Berskala Besar di Indonesia dalam Perspektif Hadis Lockdown. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muh Usman_F02816171.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tesis ini berjudul Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Indonesia Dalam Perspektif Hadis Lockdown. Hasil dari penelitian ini untuk menjawab pertanyaaan bagaimanakah Indonesia melaksanakan lockdown dalam menangani pandemi covid-19 yang melanda dunia. Apakah lockdown yang pernah di lakukan Rasulullah saw untuk menanggulagi wabah ṭā‘ūn dapat diterapkan di zaman modern saat ini. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan, library Research Sedangkan sifat dari penelitian ini adalah penelitian historis factual dan obyek penelitian ini adalah tentang konsep pemahaman hadis lockdown. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dan Sumber Data penelitian ini mengunakan dua referensi primer dan sekunder. Langkah selanjutnya pembahasan dalam tesis ini bersifat deskriptif analisis. Teknik Pengumpulan Datanya. Dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur yang berhubungan dengan obyek penelitian. Teknis Analisis Data adalah dengan menggunakan metode deskriptif analitis dan juga menggunakan content analysis. Hasil penelitian memberikan tiga kesimpulan: pertama, hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim adalah hadis ṣaḥīḥ, karena diperkuat dengan hadis yang di riwayatkan oleh Imam Bukhari. Sehingga hadis tersebut dapat dijadikan hujjah bagi umat Islam. Kedua, berkaitan fiqhul hadis lockdown, dilarang untuk keluar dari daerah yang terjangkit wabah, akan tetapi shari’at menganjurkan untuk tetap bersabar dan menetap di daerah tersebut. Karena wabah itu menjadi rahmat untuk orang beriman dan apabila orang beriman meninggal karena wabah tersebut, maka dia mati shahid. Dengan demikian, inilah yang kemudian dalam hadis yang dijadikan kaidah fikih, yakni “la ḍarara wala ḍirar”, dijadikan pedoman untuk menghindari muḍarat yang lebih besar. Dalam tinjauan medis hal itu juga tidak dianjurkan, karena dapat menularkan penyakit di daerah yang ia datangi. Dan Indonesia telah melakukan hal yang tepat dengan memberlakukan PSBB dan social distancing. Ketiga, Implementasi hadis lockdown bahwa Rasulullah saw memerintahkan untuk isolasi bagi yang sedang sakit dengan yang sehat agar penyakit yang dialaminya tidak menular kepada yang lain. Di Indonesia, implementasi inilah yang sekarang dikenal dengan PSBB dan social distance, yakni suatu pembatasan untuk memutus rantai penyebaran wabah covid-19. Caranya adalah jauhi kerumunan, jaga jarak, dan di rumah saja. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka kepada para akademisi disarankan melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif. Serta memberikan analisis yang tepat, dan kemampuan merancang teknis penerapan yang baik, agar apa yang telah di terapkan oleh Rasulullah saw 1442 yang lalu dapat di Implementasikan secara totalitas. Tentang bagaimana Rasulullah saw melakukan pembangunan tembok untuk daerah yang terpapar wabah diterapkan dengan cara yang sesuai era modern saat ini sehingga dapat teratasi pandemi yang melanda dunia saat ini.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Usman, Muhmuhusman0890@gmail.comF02816171
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuhid, Muhidmuhid@uinsby.ac.id2002106301
Thesis advisorDamanhuri, Damanhuridamanhuri@mail.com2010045302
Subjects: Islam dan Ilmu Pengetahuan
Negara
Hadis
Keywords: Lockdown; PSBB; Pembatasan sosial berskala besar.
Divisions: Program Magister > Ilmu Hadis
Depositing User: Muh Usman
Date Deposited: 11 Jan 2021 04:24
Last Modified: 11 Jan 2021 04:24
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/45512

Actions (login required)

View Item View Item