Pemikiran KH. Husein Muhammad tentang hadis-hadis Misoginis

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Efendi, Utsmanul Hakim (2020) Pemikiran KH. Husein Muhammad tentang hadis-hadis Misoginis. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Utsmanul Hakim Efendi_F02817249.pdf

Download (2MB)

Abstract

Memahami hadis Nabi merupakan aktivitas yang tidak pernah selesai. Sejak era Nabi hadis sudah dipahamai para Sahabat. Ketika ada kesulitan dalam memahami hadis Nabi, maka para Sahabat langsung menanyakan kepada Nabi, atau dengan cara bertanya pada Sahahat yang mengetahui. Pada saat itu hampir tidak ditemukan kendala dalam memahami hadis Nabi. Pasca Nabi wafat persoalan memahami hadis mengalami kesulitan, hal ini semakin memuncak ketika terjadi polemik antar Sahabat Nabi terkait politik. Di masa itu muncul banyak hadis palsu sekaligus pemahaman hadis yang sangat dimungkinkan sesuai dengan kepentingan. Namun pada saat itu, hadis Nabi terselamatkan oleh para ulama dari golongan sahabat dan tabiin yang membentengi dengan keilmuan. Persoalan yang masih berlanjut adalah bagaimana memahami hadis Nabi yang sudah terlepas dari konteksnya. Di masa sekarang, akibat keadaan yang sudah sangat berbeda, ada beberapa hadis yang ditengarai menyudutkan perempuan atau disebut dengan hadis misoginis. Bagaimana genealogi pemikiran KH. Husein Muhammad dalam pemahaman hadis misoginis, bagaimana prinsip KH. Husein Muhammad dalam memahami hadis-hadis misoginis, bagaiamana pula implikasi dari pemikirannya tentang hadis-hadis misoginis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptis-analitik. hasil penelitian menunjukkan bahwa genealogi pemahaman hadis misoginis adalah dari tokoh-tokoh feminis tradisional dan juga tokoh-tokoh feminis. Dalam pandangannya, hadis-hadis Misoginis harus dipamahami secara kontekstual, berikut dari sisi kebahasaan yang melahirkan pemahaman, dan tetap mengacu pada prinsip kesetaraan. Baginya tidak mungkin hadis Nabi bertentangan dengan prinsip kemanusiaan universal. karena agama diturunkan untuk manusia yang diharapkan membawa kemaslahatan. Implikasi dari pemikiran Husein ini dalam kehujjahan adalah menguatkan hadis itu sendiri karena upaya reinterpretasi hadisnya justru menampilakan pemahaman yang lebih kontekstual. Pemahamannya justru bertolak dengan beberapa feminis yang menolak kehujjahan hadis-hadis yang dianggap misoginis.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Efendi, Utsmanul Hakimkadungrejo08@gmail.comF02817249
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIdri, Idriidri_idr@yahoo.co.id2002016701
Thesis advisorMuhid, Muhidmuhid@uinsby.ac.id2002106301
Subjects: Pemikiran
Keywords: Husein Muhammad; pemikiran; Hadis Misoginis.
Divisions: Program Magister > Ilmu Hadis
Depositing User: Utsmanul Hakim Efendi
Date Deposited: 10 Dec 2020 06:20
Last Modified: 10 Dec 2020 06:20
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/45367

Actions (login required)

View Item View Item