IJTIHAD UMAR BIN KHATTAB TERHADAP AYAT AYAT AL-QURAN

Uliyah, Khoirul (1997) IJTIHAD UMAR BIN KHATTAB TERHADAP AYAT AYAT AL-QURAN. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (374kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (511kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (324kB) | Preview

Abstract

Umar bin Khatab termasuk salah satu sahabat Nabi dan seorang Khalifah yang jenius, sehingga tidak mengherankan apabila Umar tahu tentang maksud penurunan Al-qur’an sebab Umar termasuk salah satu sahabat yang mengikuti perjalanan penurunan Al-qur'an. Beliau mampu mengeluarkan ijtihad-ijtihadnya yang spektakuler sehingga sekarang menjadi sumber terhadap gagasan-gagasan perubahan dan pembaharuan hukum Islam pada masa modern ini.
Dalam penelitian ini menganalisis permasalahan bagaimanakah ijtihad Umar bin Khatab terhadap surat AI-Anfal ayat 41, surat Al-Maidah ayat 38, surat Al-Baqarah ayat 229 serta surat At-Taubah ayat 60. Dan bagaimanakah pendapat para ulama terhadap ijtihad Umar bin Khattab.Tujuan dari penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui secara obyektif ijtihad Umar bin Khatab terhadap surat Al-Anfal ayat 41, surat Al-Maidah ayat 38, surat Al-Baqarah ayat 229 serta surat At-Taubah ayat 60. Kedua, untuk mengetahui secara obyektif dan benar tentang pendapat para ulama terhadap ijtihad Umar bin Khattab.
Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka, tipe penelitian ini bersifat studi kasus. Pendekatan yang dipergunakan dalam penelitlan ini ialah pendekatan tekstual, historis dan sosiologis. Sedangkan analisa datanya menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menerangkan bahwa :
- Surat Al-Anfal ayat 41 berhubungan dengan Ghanimah (rampasan perang). Pada Masa Nabi tentara Islam mendapatkan empat seperlima dari hasil rampasan perang- Sedangkan pada masa khalifah Umar bin Khattab ketika menaklukan daerah lrak, Mesir dan Siria Umar tidak merampas tanah-tanahnya dan tidak membagi-bagikan kepada tentara-tentaranya
- Surat Al-Maidah Ayat 38, tampak pada masa Nabi pemotongan tangan pencuri dilaksanakaa dengan tegas dan adil. Sedangkan pada masa Umar bin Khattab beliau tidak melaksanakannya dengan berbagai faktor yang mendukungnya
- Surat Al-Baqarah ayat 229 tentang talak, pada masa Nabi talak yang dijatuhkan suami adalah satu persatu. Sedangkan pada masa Khalifah Umar bin Khattab talak dapat dijatuhkan sekaligus tiga
- Surat At Taubah ayat 60 tentang pemberian harta zakat kepada muallaf. Pada masa Nabi pemberian harta zakat ini menjadi ketetapan. Namun setelah Nabi wafat, Umar menghentikan pemberian bagian muallaf tersebut
- Pendapat para ulama terhadap ijtihad Umar bin Khattab adalah Umar mempunyai sifat dan pribadi yang keras, adil dan tegas serta sebagai seorang yang konsisten terhadap ajaran-ajarannya. Di samping itu Umar memiliki keistimewaan-keistimewaan yang jarang dimiliki oleh sahabat-sahabat yang lainnya

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ijtihad; Umar bin Khattab
Subjects: Al Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Arsip Ushuluddin
Depositing User: Editor : Rini Wahyuningsih------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 05 Feb 2016 09:17
Last Modified: 05 Feb 2016 09:17
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4524

Actions (login required)

View Item View Item