Dialog hadis dengan budaya lokal nusantara: resepsi hadis dalam pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Suparno Hadi

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Khoiriyah, Fatimah Nurul (2020) Dialog hadis dengan budaya lokal nusantara: resepsi hadis dalam pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Suparno Hadi. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Fatimah Nurul Khoiriyah_F02818312.pdf

Download (3MB)

Abstract

Hadis, dalam tatanan aplikasinya merupakan sumber hukum yang menjadi penjelas bagi al-Qur'an. Dalam proses penyebarannya, hadis berkembang di Indonesia seiring dengan masuknya agama Islam di Nusantara. Adapun di daerah Jawa, Islam lebih dipopulerkan oleh Wali Sanga. Dan dalam menyebarkan agama Islam, para Wali Sanga mempunyai beragam cara penyebaran agama. Sebut saja Sunan Kalijaga dan Sunan Bonang yang menggunakan metode budaya dalam penyebaran agama Islam, salah satunya adalah wayang kulit. Maka dalam penelitian ini, penulis akan membahas mengenai resepsi hadis yang juga merupakan sumber syariat Islam dalam pagelaran wayang kulit. Fokus penelitian ini pada Wayang Kulit Ki Suparno Hadi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosio-historis. Adapun teknik pengumpulan data, penulis melakukan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Metode dekriptif-eksplanatif penulis pakai dalam menganalisis data yang terkumpulkan. Sedangkan teori yang ditawarkan oleh Geertz akan menjadi pisau analisis dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Ki Suparno Hadi tidak mempunyai kriteria khusus dalam meresepsikan hadis dalam pagelaran wayang kulitnya. Namun, dalam pagelarannya penulis merangkum setidaknya menjadi lima resepsi, yaitu: Resepsi Simbolis, Resepsi Filosofis, Resepsi Eksegesis, Resepsi Historis, dan Resepsi Estetis. Pertunjukan Wayang Ki Suparno Hadi dalam lakon Sena Babat terdapat 12 penggunaan hadis, dengan rician 9 adalah hadis sahih, 2 hadis hasan, dan satu hadis yang belum diketahui status kehujjahannya. Selain itu, penulis menemukan dua pola dalam penggunaan hadis dipagelarannya, yaitu pengutipan dan penjelasan. Kedua pola ini hampir penulis temukan dalam setiap pagelaran wayang kulit Ki Suparno Hadi yang penulis ikuti, terkhusus lakon Seno Babat yang menjadi pembahasan dalam tulisan ini.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Khoiriyah, Fatimah Nurulbafa2704@gmail.comF02818312
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuhid, Muhidmuhid@uinsby.ac.id2002106301
Subjects: Hadis
Wayang
Budaya
Keywords: Resepsi Hadis; Wayang Kulit; Ki Suparno Hadi.
Divisions: Program Magister > Ilmu Hadis
Depositing User: Fatimah Nurul Khoiriyah
Date Deposited: 31 Oct 2020 10:54
Last Modified: 31 Oct 2020 10:54
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/44803

Actions (login required)

View Item View Item