PANDANGAN ISLAM DAN KRISTEN TENTANG PEMINANGAN DAN PERTUNANGAN

Rozi, M Fathur (1999) PANDANGAN ISLAM DAN KRISTEN TENTANG PEMINANGAN DAN PERTUNANGAN. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (548kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (605kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (744kB) | Preview

Abstract

Perkawinan merupakan masalah yang sangat penting dalam sejarah hidup manusia, sebab melangsungkan perkawinan berarti kedua insan yang berbeda jenis akan menemukan kebahagiaan dan ketentraman serta kasih saying tersendiri, sebelum adanya pernikahan maka kedua belah pihak akan mengadakan khitbah atau pertunangan. Dalam ilmu fikih disebutkan bahwa peminamgan atau khitbah adalah pernyataan atau permintaan dari seorang laki laki itu secara langsung atau dengan cara perantara pihak lain yang dipercayainya sesuai dengan ketentuan ketentuan agama. Mengenai istilah pertunangan menurut kitab perjanjian lama agaknya belum memberikan ketegasan , hal ini dapat dilihat pada nubuat nabi Hosea yaitu Hosea 2:18-19 yang berbunyi”Aku akan menjadikan engkau istriku dalam keadilan dan kebenaran dalam kasih setia dan kasih saying, aku akan menjadikan engkau istriku dalam kesetiaan sehingga engkau mengenal tuhan” (Al Kitab 1984:989) Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan berdasarkan kitab utama dari kedua agama tersebut, serta diperoleh dari data data sebagai berikut : 1) Data tentang masalah pertunangan dalam hukum islam yang bersumber dari al qu’an serta data masalah pertunangan dari agama Kristen 2) Sumber data meliputi data primer dan skunder. Data primer dari al qur’an dan al kitab sedangkan data skunder dari makalah makalah, karya ilmiah dari sarjana serta tulisan lain yang berhubungan dengan pembahasan ini 3) Pengolahan data yang meliputi editing organizing, penemuan hasil sehingga ditemukan suatu kesimpulan. Adapun kesimpulan diadakannya pertunangan adalah menurut kedua agama tersebut sebagai masa ujian dari proses akhir dalam pemilihan jodoh untuk melangsungkan pernikahan atau perkawinan. Akibat dari pembatalan pertunangan akan membawa beban moral yang sangat besar terutama beban dalam masyarakat. Bila ditinjau dari segi maksud dan tujuan pertunangan kedua agama tersebut memiliki alasan yang sama. Bila ditinjau dari segi akibat pembatan pertunangan disamping ada persamaan juga ada perbedaan terutama tentang penjabaran dari barang yang sudah diberikan bila selanjutnya terjadi pembatalan pertunangan. Persamaan dari kedua agama tersebut jika terjadi pembatalan pertunangan maka barang yang diberikan harus dikembalikan. Perbedaaan, dari islam mengajarkan bahwa barang barang itu dikembalikan atau tidak dikembalikan ditentukan dari pihak mana yang memutuskan pertunangan, jika dari pihak laki laki yang memutuskan maka barang tersebut tidak dikembalikan sedang dalam agama Kristen tidak demikian

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Saparlan
Uncontrolled Keywords: Islam; Kristen; Pertunangan
Subjects: Agama
Adat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Users 283 not found.
Date Deposited: 04 Feb 2016 04:23
Last Modified: 28 Jun 2016 04:34
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4463

Actions (login required)

View Item View Item