CARDING SEBAGAI BENTUK BUDAYA KONSUMERISME MODERN : STUDI KASUS KOMUNITAS SKATEBOARD SURABAYA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Aslam, Zulfiqar Hafizh (2014) CARDING SEBAGAI BENTUK BUDAYA KONSUMERISME MODERN : STUDI KASUS KOMUNITAS SKATEBOARD SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (959kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (427kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (60kB) | Preview

Abstract

Modernisasi dan globalisasi telah menjadi perubahan sosial perilaku konsumen yang memberikan kemudahan dengan penyedia internet membuat para pencuri melakukan aksi Carding (pencurian dan penipuan melalui internet) dengan memanfaatkan kesadaran masyarakat dalam pengguna kartu kredit yang masih kurang mengerti akan dampak negatif dari internet.
Fokus penelitian yang digunakan oleh peneliti sebagai kajian dalam skripsi ini adalah 1.) Bagaimanakah konsumerisme bisa memunculkan tindakan carding di kalangan komunitas skateboard Surabaya ? 2.) Bagaimanakah motif pelaku carding (carder) di kalangan komunitas skateboard Surabaya ?
Pada penelitian kali ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, agar memperoleh data penelitian yang bersifat mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data juga diperoleh ialah berasal dari data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari penelitian lapangan. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui data hasil dokumentasi maupun lainnya. Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriptif dan dianalisis dengan menggunaka teori One Dimensional Man yang diperkenalkan oleh Herbert Marcuse yang mana memfokuskan bahwa masyarakat modern adalah masyarakat yang sakit, sebuah masyarakat yang hanya berpikir dan bertindak dalam satu dimensi, yaitu satu masyarakat yang seluruh aspek kehidupannya diarahkan pada satu tujuan belaka.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Carding sebagai bentuk budaya konsumerisme modern (Studi Kasus Komunitas Skateboard Surabaya), dengan menjawab dari rumusan masalah ialah : Budaya konsumerisme yang mendorong kehidupan msyarakat yang ditunjukan pada pemenuhan keinginan dan buakan kebutuhan pokok menuntun masyarakat untuk bergaya hidup mewah. Skateboarder Surabaya merupakan pribadi yang over konsumtif dan mengakibatkan penyalahgunaan teknologi internet untuk melakukan perilkau carding yang dilakukan dengan cara mencuri barang di online shop menggunakan kartu kredit orang lain yang didapat dari membobol beberapa website online shop.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Husnul Muttaqin
Creators:
CreatorsEmailNIM
Aslam, Zulfiqar HafizhUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Sosiologi
Keywords: Carding; Konsumerisme; Komunitas Skateboard
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Feb 2015 04:02
Last Modified: 09 Feb 2015 04:02
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/437

Actions (login required)

View Item View Item