TASAWUF ABAH DILLAH PENGASUH PONDOK PESANTREN WATU BODO UJUNGPANGKAH : RITUAL DAN AKTIFITAS SOSIAL

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ana, Shofatul Khiyaroh (2015) TASAWUF ABAH DILLAH PENGASUH PONDOK PESANTREN WATU BODO UJUNGPANGKAH : RITUAL DAN AKTIFITAS SOSIAL. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (321kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (438kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (773kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (731kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (524kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (361kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (400kB) | Preview

Abstract

“Tasawuf Abah Dillah Pengasuh Pondok Pesantren Watu Bodo Ujungpangkah (Ritual dan Aktifitas sosial)”. Penelitian ini mencoba untuk menjawab dari beberapa pertanyaan terkait dengan tasawuf Abah Dillah. Yang pertama adalah bagaimanakah perilaku tasawuf Abah Dillah. Kedua, apa sumber dari keyakinan dan perilaku tasawuf Abah Dillah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu untuk meneliti obyek pada kondisi yang alamiyah. Sedangkan untuk menganalisisnya penulis menggunakan pendekatan deskriptif, yaitu mendeskripsikan keadaan nyata yang sekarang ada pada obyek penelitian.
Dalam penelitian ini, menjelaskan bahwa tasawuf merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh seseorang untuk mensucikan diri dengan cara menjauhkan pengaruh kehidupan yang bersifat duniawi dan akan memusatkan seluruh perhatiannya kepada Allah SWT. Dimana tasawuf sendiri memiliki ciri-ciri seperti menambah latihan bathin, cinta kepada Allah, meninggalkan harta kekayaan yang bersifat duniawi dll. Dalam mencapai tingkat tertinggi dalam tasawuf terdapat beberapa tangga yang harus di lewati yaitu dalam istilahnya disebut maqam dalam tasawuf, yaitu taubah, wara’, zuhud, fakir, sabar,syukur, tawakkal dan ridla.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa perilaku tasawuf Abah Dillah adalah suatu perilakunya yang dianggap nyeleneh dari yang lain yaitu tidak pernah memakai alas kaki, yang mana perilaku tersebut didasarkan pada AlQur’an surat Tha>ha> ayat 11-12 dan beliau juga ingin menjalani hidupnya dengan segala kesederhanaan yaitu tidak neko-neko. Perilaku beliau ini memberikan pengaruh besar terhadap masyarkat yaitu pengaruh positif dalam bidang sosial, serta keagamaan dalam Wilayah tersebut dan sekitarnya

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Ghozi
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ana, Shofatul KhiyarohUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Tasawuf
Uncontrolled Keywords: Ritual dan Aktifitas sosial
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Agama
Depositing User: Users 18 not found.
Date Deposited: 02 Feb 2016 02:12
Last Modified: 02 Feb 2016 02:12
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4349

Actions (login required)

View Item View Item