STRATEGI PENGORGANISASIAN ANAK-ANAK JALANAN MELALUI RUMAH BELAJAR PANDAWA DI DAERAH NGAGEL WONOKROMO SURABAYA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mirza, Mauludiyah (2014) STRATEGI PENGORGANISASIAN ANAK-ANAK JALANAN MELALUI RUMAH BELAJAR PANDAWA DI DAERAH NGAGEL WONOKROMO SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (558kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (26kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (33kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (7kB) | Preview

Abstract

Masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah:1) strategi pengorganisasian anak-anak jalanan melalui Rumah Belajar Pandawa di Ngagel Wonokromo. 2) apa indicator keberhasilan Rumah Belajar Pandawa dalam mengorganisisr anak-anak jalanan.
Dalam menjawab permasalahan tersebut, metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode deskriptif. Dimana metode deskriptif bertujuan untuk menemukan pengetahuan seluas-luasnya tentang obyek penelitian pada suatu masa atau saat tertentu. Dan analisis yang digunakan pada penelitian ini, yaitu analisis kualitatif. Karena anlisis kualitatif tidak menggunakan model matematik, model statistik dan ekonometrik atau model-model tertentu lainnya, tetapi analisis data yang dilakukan hanya terbatas pada teknik pengolahan datanya.
Dari metode dan teknik analisis yang digunakan tersebut, maka diperoleh suatu kesimpulan bahwa kehidupan anak jalanan yang diasuh oleh Rumah Belajar Pandawa sangat plural (beraneka ragam) dari mulai pengamen,pencopet dan lain sebagainya. Lingkungan yang kumuh dan kotor serta kehidupan yang sangat keras menjadikan mereka mempunyai sifat yang keras dan sangat sulit untuk diatur, sehingga tidak jarang mereka dipandang sebelah mata oleh masyarakat luas. Dengan kehidupan yang demikian, adanya Rumah Belajar Pandawa setidaknya memberikan secercah pengharapan yang hampir pupus bagi anak-anak jalanan, bagaikan oase ditengah gurun. mereka bisa mendapatkan pendidikan yang setara dengan pendidikan formal.selain itu mereka bisa mengembangkan potensi yang mereka miliki dengan adanya kegiatan yang diadakan oleh Rumah Belajar Pandawa. Sehinnga mereka mampu menjadi anak-anak yang kreatif dan berprestasi yang nantinya mereka menjadi sosok anak bisa membanggakan dan masyarakat tidak akn memandang mereka dengan sebelah mata. Indicator keberhasilan yang ingin dicapai yakni mampu mengantarkan anak didik mereka menggapai cita-cita yang mereka inginkan, mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya dan mengantarkan mereka sampai pendidikan yang lebih tinggi.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: M. Munir Mansyur
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mirza, MauludiyahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Dakwah > Pengembangan Masyarakat
Keywords: Pengorganisasian; Anak Jalanan
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Feb 2015 03:47
Last Modified: 09 Feb 2015 03:47
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/428

Actions (login required)

View Item View Item