AF'AL AL-'IBAD DALAM AL-QURAN : KAJIAN KOMPARATIF TAFSIR AL-KASHSHAF KARYA AL-ZAMAKHSHARI DAN ANWAR AL-TANZIL WA ASRAR AL-TAWIL KARYA AL-BAIDAWI

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Muhammad, Muhammad (2015) AF'AL AL-'IBAD DALAM AL-QURAN : KAJIAN KOMPARATIF TAFSIR AL-KASHSHAF KARYA AL-ZAMAKHSHARI DAN ANWAR AL-TANZIL WA ASRAR AL-TAWIL KARYA AL-BAIDAWI. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (639kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (355kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (581kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (566kB) | Preview
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (560kB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (496kB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pusataka.pdf

Download (365kB) | Preview

Abstract

Pembahasan Af’al al-‘Ibad merupakan pembahasan yang tidak pernah terselesaikan dari masa ke masa. Para ilmuwan Islam baik dari teologi, tafsir, dan lainnya seringkali membahas permasalahan ini. Pada hakikatnya dalam pembahasan Af’al al-‘Ibad terbagi menjadi tiga golongan besar dalam umat Islam, Pertama Mu’tazilah, Kedua Jabariyah, dan Ketiga Ahli Sunnah. Setiap sekte memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menyelesaikan permasalah Af’al al-‘Ibad. Tesis ini akan memusatkan pembahasan terhadap dua sekte yang ada dengan mengacu pada kitab tafsir karya al-Zamakhshari dan al-Baidawi. Al-Zamakhshari sebagai perwakilan dari pemikiran sekte Mu’tazilah dan al-Baidawi perwakilan dari sekte Ahli Sunnah.
Adapun rumusan masalah dan tujuan penelitian sebagaimana berikut 1) Bagaimana penafsiran al-Zamakhshari dan al-Baidawi terhadap ayat-ayat Af’al al-‘Ibad dalam al-Qur’an? 2) Bagaimana persamaan atau perbedaan penafsiran al-Zamakhshari dan al-Baidawi terhadap ayat-ayat Af’al al-‘Ibad?. Adapun tujuan penelitian dari tesis ini ialah: 1) Untuk mengetahui penafsiran ayat-ayat yang digunakan al-Zamakhshari dan al-Baidawi dalam menjelaskan Af’al al-‘Ibad. 2) Untuk menganalisis persamaan dan perbedaan penafsiran Af’al al-‘Ibad menurut al-Zamakhshari dan al-Baidawi.
Metode yang digunakan dalam penulisan tesis ini ialah: Deskriptif kualitatif. Disebut deskriptif, karena penelitian ini bermaksud mengekplorasi Af’al al-‘Ibad dalam al-Qur’an dan mengkomparasikan Af’al al-‘Ibad menurut al-Zamakhshari dalam karyanya al-Kashshaf dan al-Baidawi dalam karyanya Anwar al-Tanzil wa Asrar al-Ta’wil. Disebut kualitatif, karena data yang dihadapi berupa pernyataan verbal. Dan juga penelitian kepustakaan (Library Research), karena tempat dan sumber data adalah kepustakaan dan buku-buku, baik karya al-Zamakhshari dan al-Baidawi maupun karya lain yang terkait dengan penelitian ini. Berdasarkan tujuan yang hendak dicapai yaitu: mengungkap, menelaah, menganalisis, dan memaparkan, maka penelitian ini termasuk deskriptif eksploratif dengan pendekatan konten analisis. Fokus dalam penelitian dikaitkan dengan seorang tokoh, maka penelitian ini digolongkan penelitian biografi normatif, karena menyangkut tentang seorang individu yang ditemukan dalam dokumen-dokumen.
Adapun kesimpulan dari pembahasan tesis ini setelah mengkaji dan menganalisa kedua tokoh tafsir yang dijadikan pokok kajian ialah al-Zamakhshari sependapat dengan sekte Mu’tazilah dalam merumuskan permasalah Af’al al-‘Ibad yaitu Allah bukan pencipta perbuatan manusia, melainkan manusia sendiri yang menciptakan perbuatannya. Masuk surga atau neraka, iman atau kufur, kaya atau miskin, sukses atau gagal tergantung pada diri manusia sendiri. Allah telah memberikan fasilitas pada manusia dan Allah memberikan kebebasan bagi manusia untuk memilih dua jalan yang telah Allah ciptakan untuk manusia. Sedangkan al-Baidawi lebih condong pada pendapat Ahli Sunnah yang menyatakan manusia bukan pencipta perbuatan, masuk surga atau neraka, iman atau kufur, tergantung pada kehendak Allah, jika Allah memasukkan neraka orang yang beriman maka itu adalah keadilan Allah, namun jika sebaliknya maka itu karunia dari Allah. Meski perbuatan manusia ciptaan Allah, namun manusia memiliki ikhiar yang bisa mengarahkan dirinya menuju pada kebaikan yang diridai Allah

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: M. Roem Rawi
Creators:
CreatorsEmailNIM
Muhammad, MuhammadUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Aqidah
Aqidah
Wajib Belajar > Aqidah

Al Qur'an
Tafsir
Uncontrolled Keywords: Afal Al-Ibad; Al-Zamakhshari; Al-Baidawi
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 29 Jan 2016 08:33
Last Modified: 12 Aug 2017 14:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4279

Actions (login required)

View Item View Item