PERBANDINGAN KONSELING ISLAM PRANIKAH BAGI CALON PENGANTIN ANTARA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SURABAYA INDONESIA DENGAN JABATAN AGAMA ISLAM DAN MAHKAMAH SYARIAH BAGIAN BINTULU SARAWAK MALAYSIA

Binti Jaffar, Siti Nurulsarah (2014) PERBANDINGAN KONSELING ISLAM PRANIKAH BAGI CALON PENGANTIN ANTARA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SURABAYA INDONESIA DENGAN JABATAN AGAMA ISLAM DAN MAHKAMAH SYARIAH BAGIAN BINTULU SARAWAK MALAYSIA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (353kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (408kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (235kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (82kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (223kB) | Preview

Abstract

Fokus penelitian adalah : 1. Bagaimana Konseling Pranikah yang dilakukan di Kantor Kementerian Agama (KEMENAG) Kota Surabaya di Indonesia? 2. Bagaimana Konseling Pranikah yang dilakukan di Jabatan Agama Islam Sarawak (JAIS) Bagian Bintulu di Malaysia? 3. Bagaimana perbedaan dan persamaan Konseling Pranikah antara Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya di Indonesia dengan Jabatan Agama Islam Bagian Bintulu Sarawak di Malaysia?
Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif. Sedangkan dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tersebut, dapat diketahui bahwa konseling pranikah yang dilakukan di KEMENAG Kota Surabaya di Indonesia yaitu narasumber didatangkan dari luar instansi. Setiap calon pengantin mendaftarkan diri untuk menikah dengan mengisi formulir secara bertulis serta tidak dipungut biaya mengikuti konseling pranikah. Metode konseling kelompok digunakan dengan teknik Group Teaching, dan juga menggunakan metode tidak langsung yaitu menerbitkan buku panduan. Sedangkan hasil penelitian di JAIS Bagian Bintulu pula yaitu penceramah adalah dari dalam instansi dan luar instansi. Tiada ketetapan syarat bagi peserta walaupun belum memiliki pasangan, peserta akan dikenakan iyuran selepas mendaftar secara online. Metode konseling kelompok dengan teknik Group Teaching digunakan dalam konseling pranikah, serta menggunakan metode langsung yaitu menerbitkan buku panduan. Hasil perbedaan konseling pranikah antara KEMENAG Kota Surabaya dengan JAIS Bagian Bintulu adalah konselor di KEMENAG di datangkan dari luar instansi, sedangkan konselor di JAIS adalah dari dalam instansi dan luar instansi. Peserta di KEMENAG adalah calon pengantin yang mahu menikah saja, sedangkan peserta di JAIS adalah bebas walaupun belum berkeinginan untuk menikah dan belum mempunyai pasangan. Calon pengantin di KEMENAG harus mengisi formulir secara bertulis, sedangkan peserta di JAIS hanya mendaftarkan diri secara online.
Konseling pranikah di KEMENAG berbentuk workshop, sedangkan di JAIS tetap berbentuk kursus. Persamaan konseling pranikah di kedua-dua tempat tersebut yaitu konselor bukan dari lulusan Bimbingan Konseling. Calon pengantin pula harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Konseling pranikah di kedua-dua tempat tersebut masih belum diwajibkan oleh Undang-undang. Metode konseling kelompok dengan pendekatan Group Teaching dan metode tidak langsung yaitu menerbitkan buku panduan digunakan.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Ragwan Albaar
Uncontrolled Keywords: Perbandingan konseling Islam; Konseling calon pengantin; Konseling Pranikah Indonesia dan Malaysia
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Feb 2015 03:46
Last Modified: 09 Feb 2015 03:47
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/425

Actions (login required)

View Item View Item