ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP UTANG PIUTANG

Huluq, Syaiful Libadil (2015) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP UTANG PIUTANG. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (454kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (527kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (528kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (590kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (607kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (988kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (662kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (169kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (309kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini diperoleh melalui observasi, interview dan dokumentasi, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan Metode diskriptif analitis, sedangkan data yang dipaparkan dianalisis dengan menggunakan pola pikir deduktif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa praktik jual beli daging rajungan campuran di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan secara nyata dan terbukti terjadi dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh pihak penjual dengan mencampurkan daging rajungan dengan daging yuyu maupun pongo sesuai dengan keinginan mereka supaya memperoleh keuntungan yang berlebih. Selanjutnya berdasarkan analisis hukum Islam terhadap praktik jual beli daging rajungan campuran hukumnya adalah tidak diperbolehkan atau dilarang, sebab jual beli yang demikian merupakan jual beli yang mengandung unsur ghārar penipuan, sehingga merugikan salah satu pihak yang berakad.
Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka kepada para pihak yang terkait disarankan: pertama, hendaknya penjual menerapkan prinsip etika dalam berjual beli yakni kejujuran dan kebenaran serta tidak mengurangi timbangan. Kedua, hendaknya pihak pembeli selalu mempertanyakan dan membuat perjanjian di depan dua saksi supaya apabila terjadi kecurangan yang dilakukan oleh penjual bisa dilakukan pertanggungjawaban sesuai syariah. Ketiga, untuk semua masyarakat khususnya Desa Paciran sebaiknya kalau ada kecurangan dalam jual beli daging rajungan maupun dalam segala bentuk transaksi lainnya seharusnya saling mengingatkan dan saling menolong dengan sesamanya

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: Idri
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Utang Piutang
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Users 862 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2016 08:06
Last Modified: 28 Jan 2016 08:06
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4205

Actions (login required)

View Item
View Item