PENGEMBANGAN KURIKULUM MUATAN LOKAL BERBASIS PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SISWA MA FADLLILLAH : STUDI DI PONDOK PESANTREN FADLLILLAH TAMBAK SUMUR WARU SIDOARJO

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Juari, Juari (2015) PENGEMBANGAN KURIKULUM MUATAN LOKAL BERBASIS PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SISWA MA FADLLILLAH : STUDI DI PONDOK PESANTREN FADLLILLAH TAMBAK SUMUR WARU SIDOARJO. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (156kB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB)
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (124kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan kurikulum muatan lokal berbasis pesantren dalam pembentukan kepribadian siswa. Madrasah merupakan salah satu jembatan yang dilalui generasi muda dalam membentuk kepribadian dan etika bangsa, maka perlu adanya kegiatan khusus yang disebut kurikulum muatan lokal berbasis pesantren. Sebagai tempat penelitian adalah Madrasah Aliyah Fadllillah yang bernaung pada Yayasan Pondok Pesantren Fadllillah Tambak Sumur Waru Sidoarjo, pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dipergunakan untuk memperoleh data teoritik maupun empirik. Pengumpulan data teoritik dilakukan melalui studi pustaka (library research), sedangkan pengumpulan data empirik menggunakan teknik 1. Interview (Wawancara), 2. Observasi Partisipan, 3. Studi Dokumentasi, dan untuk menganalisis data penelitian, peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Dalam pengembangan kurikulum muatan lokal di Madrasah Aliyah Fadllillah selain menggunakan pedoman dari Departemen Agama dan Pendidikan Nasional juga menggunakan pedoman dari pesantren dengan mengadopsi dari kurikulum Pondok Modern Gontor Ponorogo yaitu dengan cara menambah materi pelajaran keagamaan pada kegiatan kurikuler (intrakurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler). Dalam pembentukan kepribadian siswa ada dua cara, 1. Pembentukan Pola Pikir, 2. Pembentukan Pola Jiwa (Perilaku). Pada problem dan solusi pengembangan kurikulum muatan lokal berbasis pesantren di Madrasah Aliyah Fadllillah Tambak Sumur Waru, 1. Pada tahap perencanaan. Problem yang dihadapi waktu yang lama dan dana yang cukup besar, kurang intensifnya pembahasan perencanaan. Solusi, mengadakan event khusus pengurus pesantren dan struktural sekolah secara rutin, mencarikan anggaran dana tambahan untuk insentif pengurus pesantren, struktural madrasah, mengadakan workshop kurikulum KTSP. 2. Problem tahap pelaksanaan, pada guru pengampu baik persiapan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran. Solusi, mengikutkan workshop, supervisi kepala sekolah, contoh-contoh kongkrit model pembelajaran, buku tentang inovasi model pembelajaran terbaru, menambah media belajar, menyusun acuan tentang kurikulum dan standar evaluasi mata pelajaran muatan lokal, mewajibkan guru ekstrakurikuler untuk menyusun program kegiatan ekstra beserta prosedur evaluasinya, serta memberlakukan sanksi

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: M. Yunus Abu Bakar
Creators:
CreatorsEmailNIM
Juari, JuariUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Kurikulum
Uncontrolled Keywords: Kurikulum; Muatan Lokal; Pesantren; Kepribadian Siswa; Santri
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 28 Jan 2016 08:34
Last Modified: 29 Jan 2016 03:58
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4201

Actions (login required)

View Item View Item