Tinjauan hukum pidana Islam terhadap sanksi tindak pidana pembalakan liar : studi putusan Pengadilan Negeri Nganjuk nomor : 149/Pid.B.LH/2018/PN.Njk.

Trisna, Nadya Devi (2020) Tinjauan hukum pidana Islam terhadap sanksi tindak pidana pembalakan liar : studi putusan Pengadilan Negeri Nganjuk nomor : 149/Pid.B.LH/2018/PN.Njk. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Nadya Devi Trisna_C03216035.pdf] Text
Nadya Devi Trisna_C03216035.pdf

Download (1MB)

Abstract

Dalam penelitian ini dihimpun dari koleksi data. Data yang di kumpulkan adalah data yang berkaitan dengan tindak pidana pembalakan liar yakni berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Setelah data terkumpul, data di analisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan pola pikir deduktif dengan tipe penelitian studi dogmatic atau penelitian doktrinal. Hasil penelitian ini menunjukkan 2 (dua) kesimpulan yaitu: (1) Pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Nganjuk Nomor : 149/Pid.B.LH/2018/PN.Njk. Setelah hakim memeriksa bukti-bukti yang di ajukan oleh penunut umum, dan mempertimbangkan fakta-fakta hukum serta hal yang meringankan dan hal yang memberatkan serta mempertimbangkan unsur-unsur dalam Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sudah terpenuhi. Maka majelis hakim menjatuhkan hukuman berupa pidana penjara 6 (enam) bulan dan pidana denda sebesar Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). Dalam hal ini penjatuhan hukuman oleh hakim dalam putusan tersebut di bawah minimal ketentuan perundang-undangan tersebut. Sedangkan dalam pasal tersebut hukuman denda minimal Rp.500.000.000,00 (lima ratus ribu rupiah). (2) Berdasarkan tinjauan hukum pidana Islam bahwa tindak pidana pembalakan liar tersebut merupakan jarimah takzir yang berkaitan dengan harta sehingga sanksi di tentukan oleh ulil amri, dalam bentuk hukuman seperti hukuman kawalan atau hukuman penjara dan hukuman yang berkaitan dengan harta yaitu membayar (ganti rugi atau denda). Berdasarkan kesimpulan di atas, maka ada saran yang perlu dicantumkan yakni untuk para penegak hukum terutama hakim, alangkah lebih baiknya dalam mempertimbangkan suatu perkara diharapkan agar lebih kritis dan bijaksana dalam memberantas tindak pidana pembalakan liar dalam memberikan hukuman yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 untuk memberikan keadilan dan pencegahan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindak pidana pembalakan liar. Kemudian untuk masyarakat lainnya diharapkan dapat menjaga kelestarian yang telah Allah berikan kepada kita semua yang akan bermanfaat untuk masa yang mendatang.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pembalakan Liar; Putusan Pengadilan Negeri Nganjuk Nomor : 149/Pid.B.LH/2018/PN.Njk .
Subjects: Hukum > Hukum Pidana Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Nadya Devi Trisna
Date Deposited: 28 Jul 2020 12:39
Last Modified: 28 Jul 2020 12:39
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/41986

Actions (login required)

View Item
View Item