JAPANESE CULTURE IMPERIALISM SURABAYA : STUDI KASUS DOMINASI MEDIA ANIME JEPANG KOMUNITAS FOREVER FOR FRIEND (FFF) SURABAYA

Mubarok, Sirojul Munir Anif (2015) JAPANESE CULTURE IMPERIALISM SURABAYA : STUDI KASUS DOMINASI MEDIA ANIME JEPANG KOMUNITAS FOREVER FOR FRIEND (FFF) SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (345kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (389kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (678kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (637kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (461kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini adalah tentang identitas dan konsep diri yang didasarkan pada fenomena komunitas cosplay. Terbentuknya konsep diri dan identitas seseorang tidak lepas dari pengaruh teknologi informasi dan pengaruh lingkungan. Pada dasarnya terbentuknya konsep diri dan identitas seseorang terbentuk melalui proses belajar sejak masa pertumbuhan hingga dewasa, konsep diri tersebut dibentuk melalui proses internalisasi dan organisasi serta
pengalaman-pengalaman di masa lalu. Berkembangnya teknologi informasi serta masuknya budaya-budaya barat secara tidak langsung megubah pola hidup dan tingkah laku seseorang,
perkembangan teknologi informasi disebabkan oleh pesatnya media-media seperti TV maupun game online, fokus penelitian ini adalah pada komunitas cosplay. Cosplay sendiri
adalah wadah dimana orang bisa berimajinasi dengan karakter-karakter anime ataupun superhero sesuai dengan keinginan mereka. Entah darimana karakter, identitas dan konsep
diri mereka terbentuk, mengapa mereka bisa berdandan seperti itu dan bagaimana bentuk perwujudan identitas dan konsep diri mereka? Tujuan dari Penelitian ini yaitu untuk
megetahui bagaimana prosesi internalisasi terbentuknya idetitas dan konsep diri seseorang anggota cosplay. Informan yang akan digunakan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang dengan karakteristik yaitu : 1) merupakan anggota komunitas cosplay 2) berjenis kelamin laki-laki 3) berusia lebih dari 20 tahun 4) memiliki hobi cosplay. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi fenomenologi dimana pada penelitian ini difokuskan pada fenomena yang sedang berkembang di masyarakat, sedangkan untuk metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara mendalam. Berdasarkan hasil wawancara dapat diketahui bahwa informan memiliki latar belakang hobi
yang sama mereka memiliki konsep diri yang positif, mereka menyukai budaya Jepang semenjak mereka masih kecil, para cosplayer terlibat dalam kostum dimulai dari hobi mereka
dalam kecintaannya kepada segala macam produk budaya Jepang seperti kartun Jepang, komik Jepang serta game online.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nama dan kostum adalah sebuah bentuk dari identitas dan konsep diri anggota cosplay, proses terbentuknya identitas dan konsep diri
mereka di pengaruhi oleh lingkungan sosial dan orang-orang terdekat mereka dalam hal ini sahabat dan anggota komunitas Forever For Friend (FFF) Surabaya. Dari kelima narasumber
didapatkan karakter cospay narasumber berdasarkan konsep diri mereka. Informan 1: aliran dan jenis karakter yang di perankan adalah aliran gothik dan tokusatsu jenis ayame tenchu, informan 2: aliran tokusatsu jenis, Keroro, Archer, Assasin, dan Samurai, informan 3: aliran tokusatsu jenis Pandora Hearts

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Aswadi
Uncontrolled Keywords: Culture; Imperialisme; Anime; Media; identitas Diri; Cosplay
Subjects: Komunikasi Islam > Komunikasi
Media Massa
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Users 283 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2016 02:28
Last Modified: 28 Jan 2016 02:28
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4157

Actions (login required)

View Item View Item