Ainaini, Hikmatul (2015) BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DENGAN RATIONAL EMOTIF BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNTUK MEMPERBAIKI POLA ASUH OTORITER SEORANG IBU TERHADAP ANAKNYA DI DESA MARGOAGUNG KECAMATAN SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (612kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (208kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (241kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (282kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (348kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (403kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (339kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (117kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (131kB) | Preview
Abstract
Focus penelitian ini adalah (1) apa saja dampak dari seorang ibu menerapkan pola asuh otoriter terhadap anaknya?. (2) Bagaimana proses Bimbingan Konseling Islam dengan Rational Emotive Behavior Therapy untuk Memperbaiki Pola Asuh Otoriter Ibu Terhadap Anak di Desa Margoagung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro?, (3) Bagaimana hasil dari proses Bimbingan Konseling Islam dengan Rational Emotive Behavior Therapy untuk Memperbaiki Pola Asuh Otoriter Ibu Terhadap Anak di Desa Margoagung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro?
Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisa deskriptif komparatif. Dalam menganalisa dampak-dampak, proses dan hasil akhir dari pelaksanaan Bimbingan Konseling Islam dengan Rational Emotive Behavior Therapy untuk Memperbaiki Pola Asuh Otoriter Ibu Terhadap Anak menggunakan analisa deskriptif komparatifdenganmembandingkan data teori dan data yang terjadi di lapangan.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dampak-dampak yang terjadi adalah anak gemar berbohong, hubungan anak dan ibu kurang harmonis, kurangadanya rasa patuh dan hormat dari anak terhadap ibu, dan anak suka mencuri uang. Dalam penelitian ini proses konseling menggunakan Rational Emotive Behavior Therapy dan menggunakan 3 teknik yakni Konselor menunjukkan kepada konseli bahwa masalah yang dihadapi berkaitan dengan keyakinan irrasionalnya, kemudian membawa konseli pada tahap kesadaran, Konselor memperbaiki cara berpikir dan meninggalkan gagasan-gagasan irrasional Konseli menuju gagasan yang rasional dan logis, Konselor ikut terlibat dalam memberi altirnatif pemecahan masalah, dan pemberian tugas dalam memperbaiki perilaku konseli. Semua teknik tersebut dilaksanakan secara berurutan 3-5 kali pertemuan dalam prosesnya. Dengan pendekatan ini konseli diharapkan mampu berpikir rasional dalam mengasuh anak dengan tidak menggunakan pola asuh otoriter yang di sertai dengan kekerasan fisik dan verbal, sedangkan hasil akhir proses konseling terhadap konseli dalam penelitian ini cukup berhasil dengan prosentase 70% dan hasil tersebut dapat dilihat dari adanya perubahan pada sikap atau perilaku konseli yang mulai berfikirlogis, melatih diri untuk lebih sabar dan tidak mudah terpancing emosi
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Sri Astutik |
| Uncontrolled Keywords: | Rational Emotive Behavior Therapy; Pola Asuh Otoriter. |
| Subjects: | Bimbingan Konseling Psikologi > Psikologi Anak |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 27 Jan 2016 06:37 |
| Last Modified: | 27 Jan 2016 06:37 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4096 |
