PELAJAR DAN KARAOKE (Studi Pemandu Karaoke Pelajar Dalam Perspektif Teori Tindakan Sosial Max Weber Di Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

SETIAWAN, ACHMAD SULUNG (2015) PELAJAR DAN KARAOKE (Studi Pemandu Karaoke Pelajar Dalam Perspektif Teori Tindakan Sosial Max Weber Di Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (353kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (234kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (369kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (492kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (164kB) | Preview

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian kali ini adalah mengenai latar belakang dari para pelajar yang dalam hal ini merupakan pelajar SMA sehingga menjadi pemandu karaoke di tempat-tempat karaoke di Kecamatan Mojosari.
Selain itu juga menggali tentang bagaimana layanan yang diberikan oleh pemandu karaoke pelajar tersebut kepada para pelanggannya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan menggunakan teori tindakan sosial Max Weber dalam mengkaji fenomena pemandu karaoke pelajar yang ada di Kecamatan Mojosari
Kabupaten Mojokerto ini.
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi para aktor sehingga menjadi pemandu karaoke. Dan jenis tindakan sosial yang dilakukan oleh para pemandu karaoke dapat diklasifikasikan sesuai temuan dalam penelitian ini sebagai berikut: Pertama, adalah instrumentally rasional. Yang mana mengacu pada tujuan yang hendak dicapai oleh aktor dan juga rasionalisasi alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Aktor ingin mencapai tujuannya demi mengimbangi gengsi akan gaya hidup yang diterapkan pada pergaulan disekitarnya dia memilih untuk menjadi pemandu karaoke pelajar. Kedua, adalah value rational. Aktor melakukan atau memilih untuk menjadi pemandu karaoke karena dirinya menganggap hal tersebut sebagai tindakan yang tepat untuk dilakukan. Tindakan tersebut ditimbulkan akibat kondisi keluarga pelajar yang broken home sehingga memberikan dampak akan kurangnya kasih sayang dan juga perhatian yang diberikan oleh keluarga. Dan
dengan teman-teman atau lingkungannya yang merupakan pemandu karaoke pada akhirnya memberikan pengaruh dan juga nilai-nilai yang pada membawa dirinya ikut masuk dan menjadi pemandu karaoke. Ketiga, adalah tindakan affectual. jenis tindakan ini muncul akibat adanya perasaan sakit hati dari aktor sehingga dia menjadi pemandu karaoke meskipun masih berstatus pelajar sebagai pelampiasan akan kekecewaan dan juga sakit hati atas perasaannya terhadap pasangannya yang gagal dalam menjalin sebuah hubungan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Amal Taufiq
Creators:
CreatorsEmailNIM
SETIAWAN, ACHMAD SULUNGUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Remaja, Gaya hidup
Sosiologi Islam
Sosiologi > Sosiologi Kota
Sosiologi
Uncontrolled Keywords: Pemandu Karaoke; Pelajar; Tindakan Sosial
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Mr. Supriyatno Hary
Date Deposited: 27 Jan 2016 02:45
Last Modified: 27 Jan 2016 02:45
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4059

Actions (login required)

View Item View Item