Implementasi Terapi Sabar perspektif Al Ghazali untuk santri korban Bullying di Pondok Pesantren Al Husna Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Anggraini, Yulfita (2020) Implementasi Terapi Sabar perspektif Al Ghazali untuk santri korban Bullying di Pondok Pesantren Al Husna Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Yulfita Aggraini E07216013.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai praktik bullying yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Husna Surabaya, serta mencari solusi untuk menyelesaikannya. Subjek dalam penelitian ini merupakan santri di Pondok Pesantren Al-Husna yang menjadi korban dari perilaku bullying. Mengingat dampak dari bullying sangat mempengaruhi kondisi psikis korban, seperti depresi, stres, dan mudah marah, maka diperlukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Rumusan masalah yang diangkat 1) Bagaimana praktik bullying di kalangan santri Pondok Pesantren Al-Husna? 2) Bagaimana penerapan terapi sabar perspektif al-Ghazali untuk santri korban bullying di Pondok Pesantren Al-Husna? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik bullying di kalangan santri Pondok Pesantren Al-Husna serta untuk mengetahui bagaimana penerapan terapi sabar perspektif al-Ghazali terhadap santri korban bullying di Pondok Pesantren Al-Husna. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data dari keseluruhan penelitian ini meliputi dua sumber yaitu primer dan sekunder. Sumber primer seluruhya diperoleh dari santri Pondok Pesantren Al-Husna sejumlah empat orang. Kemudian sumber sekunder diperoleh dari karya-karya tulis yang relevan dengan penelitian ini. Waktu yang digunakan untuk penelitian ini selama dua bulan. Solusi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menerapkan terapi sabar perspektif al-Ghazali. Sebagaimana yang dikatakan oleh al-Ghazali cara untuk menumbuhkan sifat sabar yaitu dengan meningkatkan penggerak agama dan memperlemah penggerak hawa nafsu. Dalam hal ini metode yang digunkan untuk meningkatkan penggerak agama dengan cara meningkatkan ibadah. Metode tersebut mencakup menjalankan sholat wajib tepat waktu, sholat sunnah, membaca sholawat, membaca al-Quran, puasa sunnah dan mendoakan orang yang menyakiti. Amalan tersebut rutin dilakukan setiap hari selama empat puluh hari. Namun sebelum melakukan amalan tersebut, tahap pertama yang dilakukan yakni menggali data santri korban bullying, kemudian tahap kedua memberikan pemahaman mengenai sabar dan tahap ketiga adalah memberikan amalan yang harus dilakukan serta dicatat oleh santri korban bullying. Hasil dari penelitian ini ternyata sabar perspektif al-Ghazali efektif untuk menjadi sebuah terapi guna mengatasi korban bullying, hal tersebut ditandai dengan meningkatnya ibadah korban. Sehingga berpengaruh pada psikis yaitu lebih tenang dan tidak mudah marah, jika dilakukan dengan serius dan konsisten.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Anggraini, Yulfitajustyulfita@yahoo.comE07216013
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorGhozi, Ghozighozi.ichsan@gmail.com2019107701
Thesis advisorNur Hidayat, Wakhid Udinnhwahiduddin@gmail.com2026118001
Subjects: Terapi
Keywords: Bullying; Terapi; Sabar
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Yulfita Anggraini
Date Deposited: 07 Apr 2020 06:41
Last Modified: 08 Apr 2020 09:17
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/39645

Actions (login required)

View Item View Item