Modernisasi pendidikan Islam dalam perspektif Soekarno

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

A'yuni, Kurrotul (2010) Modernisasi pendidikan Islam dalam perspektif Soekarno. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Kurrotul A'yuni_D01303167.pdf

Download (5MB)

Abstract

Modernisasi pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 merujuk pada pertumbuhan rasionalisme dan sekulerisme di Barat. Sikap rasional ini seiring dengan mengendornya cengkraman rezim tirani dan ketakhyulan. Sekarang di abad ke-21 ini secara universal modernisasi merujuk pada proses pembangunan. Modernisasi yang mantap dicirikan oleh terpenuhinya unsur-unsur modernitas secara kolektif dalam sebuah pranata sosial yang menjadi sikap sekaligus keyakinan semua unsur masyarakat, baik personal maupun institusional. Termasuk di dalamnya pendidikan Islam. Pendidikan dimaknai sebagai upaya penanaman nilai-nilai dalam keseluruhan proses pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Bila nilai-nilai tersebut diambil dari sumber dan dasar ajaran agama Islam sebagaimana termuat dalam al-Qur'an dan Hadits, maka proses pendidikan tersebut disebut pendidikan Islam. Pendidikan Islam menjadi salah satu perhatian Soekarno karena menurutnya dapat dipakai sebagai sarana transformasi masyarakat Muslim Indonesia. Bagi Soekarno, pendidikan modern adalah pendidikan yang arena untuk mengasah akal dan mengembangkan intelektualitas. Hal tersebut yang membuat penulis tertarik untuk meneliti bagaimana konsep modernisasi pendidikan Islam dalam perspektif Soekarno, dan apakah konsep tersebut masih relevan untuk diterapkan saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (libraiy research), yaitu penelitian yang data-datanya diperoleh dari studi pustaka atau literatur terkait. Penelitian ini juga termasuk dalam kategori penelitian histories-faktual karena yang diteliti adalah sejarah pemikiran seseorang. Penelitian ini bersifat kualitatif, dan metode yang digunakan adalah deskriptif-interpretatit. Penelitian ini mengkaji pemikiran Soekarno tentang modernisasi dan visinya bagi pendidikan Islam yang berkaitan dengan tujuan pendidikan Islam, Iqra': teori dan implikasi dalam pengetahuan, fungsi akal dalam pendidikan Islam, wacana kebebasan intelektual dalam pendidikan Islam dan demokratisasi pendidikan. Dari penelitian tersebut diperoleh bahwa konsep Soekarno tentang Modernisasi pendidikan selalu berorientasi pada kemajuan. Islam is Progress dalah kata kunci yang menjadi latar belakang sekaligus kekuatan dari pemikiran yang ditampilkan Soekarno. Jika saat ini unsur dinamisasi menjadi faktor dominan tingkat modemitas suatu pranata sosial, termasuk di dalamnya pendidikan Islam, maka dapat disimpulkan bahwa gagasan yang dikemukakan Soekarno sangat relevan dengan konteks Modernisasi pendidikan dewasa ini.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
A'yuni, Kurrotul--D01303167
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorJazil, Saifuljazilubna@gmail.com2012126901
Subjects: Pendidikan Islam
Uncontrolled Keywords: Modernisasi pendidikan Islam; Soekarno
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 Feb 2020 02:33
Last Modified: 24 Feb 2020 02:33
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/39159

Actions (login required)

View Item View Item