Peran ibu dalam mengasuh anak pasca perceraian di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Azizah, Munirotul (2019) Peran ibu dalam mengasuh anak pasca perceraian di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Munirotul Azizah_F02917268.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tesis ini, merupakan hasil penelitian tentang peran ibu dalam mengasuh anak pasca perceraian, studi kasus di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Pola Asuh ibu terhadap anak pasca perceraian, terjadi karena anak memilih tinggal bersama ibu dari pada bersama ayah atau keluarga ayah. Penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang kondisi kehidupan ibu pasca perceraian, strategi mengasuh anak, serta peran ibu dalam mengasuh anak pasca perceraian di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sosial dengan Teori Peran Biddle dan Thomas. Kehadiran peneliti sebagai observer partisipan dan pengumpul data. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh dari 6 informan Ibu dengan 3 Ibu yang cerai mati, dan 3 ibu cerai hidup di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Sedang data sekunder yaitu sumber data yang dihasilkan dari dokumen-dokumen penting ibu yang bercerai, serta buku-buku tentang pengasuhan anak. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen, observasi, dan wawancara. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding dan organizing. Teknik analisis data menggunakan cara kualitatif dengan pola induktif, yaitu data yang diperoleh dari beberapa ibu yang mengasuh anak pasca perceraian, kemudian analisis deskriptif untuk medeskripsikan fakta peran Ibu dalam mengasuh anak pasca perceraian di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 1) Kondisi kehidupan ibu pasca perceraian adalah terdapat peran ganda yakni peran intern sebagai pengurus rumah tangga dan juga peran ekstern sebagai pencari nafkah 2) Strategi mengasuh anak pasca perceraian terdapat tiga pola asuh yakni pola asuh otoriter, permisif dan demokratis. 3) Peran ibu dalam mengasuh anak pasca perceraian di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar adalah sebagian ibu dalam keluarga istimewa menerapkan pola asuh otoriter yang menjadikan anak memiliki karakteristik tidak kreatif dan tidak percaya diri. Pada pola asuh permisif, anak cenderung bebas dan tidak tertekan dengan aturan-aturan dalam rumah tangga. Pada pola asuh demokratis, anak lebih kreatif dan dapat bertanggung jawab dalam keluarga. Peran ibu dalam pola asuh demokratis, ibu sering memberikan peluang kepada anak dengan terlibat diskusi dan musyawarah dalam keluarga.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Azizah, Munirotulmunirohazizah@gmail.comF02917268
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorJunaidy, Abdul Basithbasithjunaidy71@gmail.com2021107101
Subjects: Bimbingan Penyuluhan
Keywords: Peran; pola asuh ibu terhadap anak; perceraian
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Munirotul Azizah
Date Deposited: 05 Feb 2020 04:24
Last Modified: 05 Feb 2020 04:24
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/39091

Actions (login required)

View Item View Item