Konsep dosa jariyah dalam Al-Quran: studi tafsir tematik

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Tamam, M. Badrut (2019) Konsep dosa jariyah dalam Al-Quran: studi tafsir tematik. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
M. Badrut Tamam_F02517168.pdf

Download (5MB)

Abstract

Deskripsi dosa dikalangan akademik sudah menjadi hal yang lumrah. Oleh sebabnya, tulisan ilmiah mengenai dosa sudah banyak sekali, lengkap dengan persoalan taubat. Ada dosa, ada taubat. Kajian umum atau kajian sufistik sudah selesai ditatanan akademik, Pada intinya setiap yang dilakukan manusia seimbang dengan dampak yang didapatkan. Ada kebaikan ada pahala, ada keburukan ada dosa. Kurang dari penyelesaian akademik adalah persoalan dosa jariyah. Jika ada amal jariyah, lalu adakah dosa jariyah ? amal jariyah tak usang ditelinga, lalu bagaimanakah dengan dosa jariyah ? apakah dosa jariyah ada dalam al-Quran bagaimana al-Quran melihat yang demikian disini penulis memberikan penjelasan tentang dosa jariyah dalam al-Quran. dengan menggunakan metode mawd}u‘i, yaitu mengambil ayat-ayat dalam al-Quran yang mempunyai kaitan dengan tema atau judul tentang dosa jariyah atau ayat-ayat yang bisa mewakilinya (representatif) dan mengambil pendapat para mufasir serta diperkuat dengan hadis Nabi Saw yang berkaitan dengan dosa jariyah. Fokus pembahasan dalam penelitian ini pada surat an-Nahl ayat 25, al-Ankabut 13 dan Yasin ayat 12. Hemat penulis dosa jariah dalam al-Quran mempunyai kalimat yang berbeda al-Quran menyebutnya dengan kalimat liyahmilu auzarahum, liyahmilunna astqalahum dan wa na’tubuma qaddamu wa atha rahum menurut para mufassir setiap perbuatan dosa akan terus mengalir selama masih ada orang yang mengerjakan dosa tersebut baik karena mengajak, ataupun karena meninggalkan bekas (dosa) selama hidup didunia, para mufasir memberikan contoh dalam perbuatan dosa jariyah seperti al-Maraghi, orang yang memmulai kebencian, permusuhan sehingga banyak orang yang mengikutinya merekalah orang yang mendapatkan dosa jariyah. Tak terlepas setiap perbuatan dosa harus di ikuti dengan taubat agar perbuatan dosa tersebut terhapus dan bersungguh-sungguh berhenti tidak melakukan perbuatan dosa itu tetapi dalam hal dosa jariah bagaimana seseorang taubat dari dosa ini. al-Quran memberikan solusi yaitu bertaubat dengan sungguh-sungguh dan di ikuti dengan melakukan perbuatan kebaikan-kebaikan sehingga Allah ganti keburukan dengan kebaikan-kebaikan yang kita lakukan selama hidup.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Tamam, M. Badrutbadrut.th@gmail.comF02517168
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorKhotib, Khotibkhotibsholeh@gmail.com2008066902
Subjects: Amal Jariyah
Al Qur'an > Asbabun Nuzul
Dakwah > Pesan Dakwah
Pesan Dakwah
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Badrut Tamam
Date Deposited: 27 Jan 2020 04:45
Last Modified: 27 Jan 2020 04:45
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/39044

Actions (login required)

View Item View Item