Konsep ‘Ubudiyah dalam Tafsir Sufistik: studi analisis atas Tafsir Al Jilani karya Abdul Qadir Al Jilani

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Muhammadun, Muhammadun (2019) Konsep ‘Ubudiyah dalam Tafsir Sufistik: studi analisis atas Tafsir Al Jilani karya Abdul Qadir Al Jilani. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammadun_F12517344.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kitab Tafsir al-Jilani adalah salah satu dari sekian banyak kitab tafsir yang bercorak sufistik atau disebut dengan tafsir ishari yang tentunya dalam menginterpretasikan ayat-ayat menggunakan pengalaman spiritual, namun tidak meninggalkan aturan penafsiran dengan menafsirkan zahir ayat terlebih dahulu. Abdul Qadir al-Jilani selaku penyusun kitab tafsir tersebut menafsiri ayat-ayat ‘Ubudiyah dari sudut pandang aturan sufi dalam beribadah, namun sebelum menafsiri dengan sufi al-Jilani lebih mengedepankan aturan shariat terlebih dahulu sebelum menilai sebuah ibadah dari sudut pandang sufi. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana konsep salat menurut tafsir al-Jilani? 2) Bagaimana konsep puasa menurut tafsir al-Jilani? Bagimana validitas penafsiran sufi al-Jilani terhadap ayat-ayat ubudiyah? Tujuan penelitian yang dilakukan penulis adalah untuk mengetahui penafsiran al-Jilani terhadap ayat-ayat ubudiyah dan mengetahui konsep ubudiyah dalam tafsir al-Jilani. Penelitian yang dilakukan penulis adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan pengambilan data dari sumber-sumber primer dan sekunder dengan menggunakan teknik Content Analysis (analisis isi). Hasil penelitian yang dilakukan penulis adalah dalam menginterpretasikan ayat-ayat ubudiyah, penafsiran tafsir sufi al-Jilani terhadap beberapa ayat yang diteliti oleh penulis tidakklah bertentangan dari makna tekstual ayat apabila ditinjau dari penafsiran lughawi-nya, karena bentuk penyembahan kepada Allah diimplemantasikan dengan ibadah secara lahiriyah, sekaligus dengan kekuatan hati melalui rasa tunduk dan ikhlas kepada-Nya. Sangat terlihat sekali bahwa penafsiran para mufassir sufi terhadap ayat-ayat ‘ubudiyyah pertama-tama mendahulukan sudut kebahasaan terlebih dahulu, sebelum beranjak ke pemaknaan sufistiknya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Muhammadun, Muhammadunmuhammadunaslam@gmail.comF12517344
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorKhotib, Khotibkhotibsholeh@gmail.com2008066902
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tasawuf
Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Uncontrolled Keywords: Ubudiyyah; Tafsir sufistik; Tafsir al Jilani
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Muhammadun Muhammadun
Date Deposited: 27 Jan 2020 04:18
Last Modified: 27 Jan 2020 04:18
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/38845

Actions (login required)

View Item View Item