Rokat Tase' pada masyarakat pesisir; kajian konstruksi sosial upacara petik laut di Desa Kaduara Barat Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan Madura

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fitrotul, Hasanah (2019) Rokat Tase' pada masyarakat pesisir; kajian konstruksi sosial upacara petik laut di Desa Kaduara Barat Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan Madura. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Fitrotul Hasanah_I03215004.pdf

Download (13MB)

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti bermaksud mengkaji dan menggali lebih mendalam mengenai dua pokok permasalahan, yakni: (1) Bagaimana prosesi rokat tase’ pada masyarakat di Desa Kaduara Barat Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan dan (2) Bagaimana masyarakat mengkonstruksi rokat tase’ di Desa Kaduara Barat Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Dalam mengumpulkan data di lapangan, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis fenomena dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori konstruksi sosial oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Teori ini digunakan untuk menganalisis mengenai bagaimana masyarakat pesisir dalam mengkonstruksi tradisi rokat tase’ dan bagaimana prosesi pelaksanaan dari tradisi tersebut. Serta apa makna-makna yang terkandung di balik sesajen yang dilarungkan ke tengah laut pada saat pelaksanaannya. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwasanya masyarakat pesisir melakukan tradisi ini sudah sejak dahulu kala, dengan kata lain tradisi ini dibawa oleh nenek moyang terdahulu yang kemudian dilanjutkan oleh generasi penerus. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para sesepuh. Adanya kejadian-kejadian mistis semakin memperkuat masyarakat pesisir dalam melaksanakan dan melestarikan tradisi ini tiap tahunnya. Seperti, kerasukan roh-roh halus yang terjadi setiap tahun sebelum ritual tradisi rokat tase’ dilakukan. Dari dua hal itulah kemudian masyarakat pesisir menciptakan suatu adat atau kebudayaan yang menjadi identitas dan ciri khas dari masyarakat pesisir pantai Desa Kaduara Barat tersebut. Ritual ini dilakukan tiap satu tahun sekali sebagai bentuk rasa syukur terhadap hasil laut yang meilmpah selama satu tahun terakhir. Sealin itu, tradisi rokat tase’ ini dilakukan untuk meminta keselamatan saat menangkap ikan dilaut serta meminta agar dipendekkan masa pacekliknya. Ritual tradisi rokat tase’ ini dilakukan tiap bulan Jumadil Akhir dalam kalender Islam (Hijriyah) atau sekitar bulan Maret atau bulan Rajab (berdasarkan kalender Jawa).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fitrotul, Hasanahhasanahf246@gmail.comI03215004
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorNur, SyamUNSPECIFIED2007055801
Subjects: Sosiologi
Adat
Budaya
Keywords: Konstruksi Sosial; Tradisi; Rokat Tase'
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Fitrotul Hasanah
Date Deposited: 08 Jan 2020 07:57
Last Modified: 08 Jan 2020 07:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/38824

Actions (login required)

View Item View Item