Uji efektivitas antibakteri ekstrak kulit nanas (Ananas comosus [L.] Merr.) dan kulit pisang (Musa paradisiaca L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fatmawati, Laily Rachmah (2019) Uji efektivitas antibakteri ekstrak kulit nanas (Ananas comosus [L.] Merr.) dan kulit pisang (Musa paradisiaca L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Laily Rachmah Fatmawati_H01216012.pdf

Download (9MB)

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan terbesar yang disebabkan oleh kontaminasi bakteri, seperti Escherichia coli. Pengobatan diare dengan penggunaan antibiotik dapat menyebabkan efek samping bahkan hingga menimbulkan resistensi bakteri. Sehingga diperlukan cara lain untuk menghambat pertumbuham bakteri, salah satunya dari bahan alam yang mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Bahan alam yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kulit nanas dan kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak kulit nanas dan kulit pisang sebagai antibakteri dengan berbagai variasi konsentrasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental laboratory dengan konsentrasi 5000 ppm, 10000 ppm, 15000 ppm, 20000 ppm, 25000 ppm, 30000 ppm, 35000 ppm dan 40000 ppm. Hasil uji aktivitas antibakteri membuktikan bahwa berbagai konsentrasi ekstrak berpengaruh terhadap bakteri E. coli dengan adanya zona hambat yang terbentuk disekeliling kertas cakram. Aktivitas antibakteri dipengaruhi oleh adanya kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, saponin, alkaloid dan terpenoid dari ekstrak kulit nanas dan kulit pisang. Pada ekstrak kulit nanas dan kulit pisang, rata-rata diameter zona hambat terkecil terdapat pada konsentrasi 5000 ppm sebesar 7.46 mm dan 7.7 mm. Diameter zona hambat terbesar dari kedua ekstrak tersebut terdapat pada konsentrasi 40000 ppm dengan rata-rata zona hambat ekstrak kulit nanas 12.03 mm dan kulit pisang 11.06 mm. Dari hasil penelitian mengindikasikan bahwa ekstrak kulit nanas dan kulit pisang memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri E. coli, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif pengganti antibiotik yang lebih efektif dan memiliki efek samping yang lebih kecil.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fatmawati, Laily Rachmahlailyrf64@gmail.comH01216012
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
UNSPECIFIEDFaizah, HanikUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDMunir, MisbakhulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Biologi
Uncontrolled Keywords: Uji efektivitas ; antibakteri ekstrak ; kulit nanas
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Laily Rachmah Fatmawati
Date Deposited: 07 Jan 2020 03:55
Last Modified: 07 Jan 2020 03:55
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/38599

Actions (login required)

View Item View Item