Keteladanan jin dalam alquran (studi komparasi penafsiran surat al-jin antara al-tafsir al-munir dan fahm al-quran

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Maqdis, Maqdis (2019) Keteladanan jin dalam alquran (studi komparasi penafsiran surat al-jin antara al-tafsir al-munir dan fahm al-quran. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Maqdis_E93215122.pdf

Download (1MB)

Abstract

Sebagai seorang muslim diwajibkan untuk percaya terhadap hal-hal gaib yaitu hal-hal di luar nalar. Hal itu merupakan sesuatu yang diimani oleh setiap muslim. Salah satu hal gaib yang wajib diimani keberadaannya adalah jin. ia adalah makhlus halus yang tidak kasat mata yang mempunyai kekuatan dan keistimewaan. Salah satu keistimewaannya adalah menjadi nama salah satu surat dalam Alquran. Sayangnya banyak sekali yang beranggapa negatif kepada jin. padahal ia sama halnya dengan manusia ada yang baik dan buruk, berakal, dibebani taklif, mengikuti berbagai aliran dan agama. Namun para mufassir berbeda pendapat mengenai jin. Sebagian mengamini bahwa makhluk ini merupakan mahkluk halus. Namun sebagian yang lain tidak. Mereka lebih memelihih memaknai jin dengan kuma, virus, atau bakteri. Fokus dari penelitian ini adalah mengkaji penafsiran surat al-Jin dengan menggunakan dua perspektif. Pertama perspektif modernis yaitu Fahm al-Qur’an karya al-Jabiri dan kedua perspektif konservatif yaitu al-Tafsi>r al-Muni>r karya Wahbah Zuhaili. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat library research disajikan secara deskriptif-analitis. Metode muqa>rin sebagai pisau analisis. Hasilnya ditemukan beberapa perbedaan antara keduanya. Al-Jabiri lebih kritis dalam mengkaji ayat dan riwayat terkait ji. Ia mengatakan bagaimana seorang yang hidup di abad 21 ini dituntut lebih kreatif dalam memahami jin dan riwayat yang terkait dengannya yang sudah tidak relevan dengan pola pikir modern yang lebih mengutamakan rasio. Sedangkan Wahba Zuhaili lebih pasif dalam memberikan penjelasan seputar jin. ia menafsirkan surat al-Jin sebagaimana mufassir-mufassir klasik. Namun keduanya sama-sama tidak memberikan makna baru terhadap jin.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Maqdis, Maqdismaqdis.sembilantiga@gmail.comE93215122
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
UNSPECIFIEDHasan, Muzaiyyanah MutasimUNSPECIFIED195812311997032001
UNSPECIFIEDYardho, Moh.UNSPECIFIED198506102015031006
Subjects: Aqidah
Aqidah
Wajib Belajar > Aqidah

Akhlak
Akhlak > Akhlak Mulia
Al Qur'an
Agama dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: Jin. Makhluk Halus, Surat al-Jin
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Maqdis Maqdis
Date Deposited: 03 Jan 2020 07:56
Last Modified: 03 Jan 2020 07:56
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/38218

Actions (login required)

View Item View Item