BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DENGAN TERAPI BEHAVIOR DALAM MEMOTIVASI BELAJAR PADA ANAK PENDERITA DYSLEXIA DI KELURAHAN PAGESANGAN KECAMATAN JAMBANGAN SURABAYA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Isnani, Siti Nurhidayati (2014) BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DENGAN TERAPI BEHAVIOR DALAM MEMOTIVASI BELAJAR PADA ANAK PENDERITA DYSLEXIA DI KELURAHAN PAGESANGAN KECAMATAN JAMBANGAN SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (692kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (162kB) | Preview

Abstract

Fokus penelitian adalah 1. Faktor apa sajakah yang menyebabkan kurangnya motivasi belajar pada anak penderita dyslexia?, 2. Bagaimana proses pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Islam dengan terapi behavior dalam memotivasi belajar pada anak penderita dyslexia. 3. Bagaimana hasil
pelaksanaan bimbingan dan konseling islam dengan terapi behavior dalam memotivasi belajar pada anak penderita dyslexia di kelurahan Pagesangan kecamatan Jambangan Surabaya.
Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisa deskriptif analisis.Dalam menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan anak dyslexia kurang termotivasi dalam
belajar di kelurahan Pagesangan kecamatan Jambangan menggunakan deskriptif komparatif, yang mana penulis menganalisa data teori dan data yang terjadi dilapangan.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor penyebab adalah anak tersebut menderita sindrom dyslexia sehingga susah memahami pelajaran, tidak adanya tutor yang membimbingnya belajar secara intensif, waktu bermain lebih banyak daripada waktu yang digunakan untuk belajar.
Dalam penelitian ini proses konseling yang terjadi menggunakan terapi behavior, yang mana peneliti menggunakan 2 teknik yakni teknik penumbuhan motivasi, teknik terapi behavior yang meliputi : teknik penokohan modelling , latihan Assertive dan Penguatan positif.. kesemua teknik ini dilakukan secara berurutan 8-10 kali pertemuan dalam prosesnya.
Dengan pendekatan ini klien diharapkan dapat menghilangkan perilakunya yang kurang baik kearah yang lebih baik, sedangkan hasil akhir dari proses konseling terhadap klien dalam penelitian ini cukup berhasil dengan prosentase 60 % yang mana hasil tersebut dapat dilihat dari adanya perubahan
klien yang mau meluangkan waktunya untuk belajar saat diberi bimbingan belajar oleh konselor, belajar untuk fokus saat belajar membaca dan menulis, dan mengurangi ucapan tidak bisa saat diberikan bimbingan belajar oleh konselor.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Rudy Al Hana
Creators:
CreatorsEmailNIM
Isnani, Siti NurhidayatiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bimbingan Konseling
Uncontrolled Keywords: Terapi Behavior; Motivasi Belajar; Dyslexia
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Editor : Yuhyil Ayda------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Feb 2015 01:46
Last Modified: 09 Feb 2015 01:46
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/382

Actions (login required)

View Item View Item