Menawarkan diri dalam pencarian jodoh: pemahaman hadis riwayat Ibn Majah no Indeks 2001 tentang pencarian jodoh melalui media sosial tinder

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wahyuyucha, Nuzulul (2019) Menawarkan diri dalam pencarian jodoh: pemahaman hadis riwayat Ibn Majah no Indeks 2001 tentang pencarian jodoh melalui media sosial tinder. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nuzulul Wahyuyucha_E95215059.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kitab Sunan Ibn Majah merupakan salah satu kitab hadis dalam jajaran kutub al-sittah Kalangan Muhaddithin menyebut Sunan al-Tirmidhi, Sunan Abi Dawud, Sunan al-Nasa’I, Sunan Ibn Majah dengan al-Sunan al-Arba’ah (empat kitab). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas hadis dalam Sunan Ibn Majah No indeks 2001, serta menjelaskan pemaknaan hadis tentang menawarkan diri dan implikasi hadis tersebut pada media sosial tinder. Sebagai rumusan permasalah yang diteliti ini berkaitan; Bagimana kualitas hadis Sunan Ibn Majah No indeks 2001?, bagaimana pemaknaan hadis dalam Sunan Ibn Majah No indeks 2001?, bagaimana implikasi hadis Sunan Ibn Majah No indeks 2001 pada menawarkan diri dalam pencarian jodoh media sosial tinder?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif, yang mana datanya bersumber dari pustaka (library research). Untuk mewujudkan tujuan tersebut, penulis mengumpulkan data hadis dengan cara takrij yang diperoleh dari Sahih Bukhari, al-NasaI , Musnad Ahmad Ibn Hanbal dan kitab-kitab penunjang lainnya. Selanjutnya melakukan langkah-langkah kritik sanad dan matan, melakukan I’tibar. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa hadis tersebut berkualitas mauquf sahih, karena dalam hadis tersebut telah memenuhi kriteria kesahihan sanad hadis. Pemaknaan dalam hadis tersebut bahwasannya seorang perempuan yang menawarkan dirinya kepada seorang laki-laki diperbolehkan atas dasar menyukainya, dalam hal itu seorang laki-laki boleh memilih tetapi tidak patut menolak secara terang-terangan serta cukup berdiam. Dengan menggunakan pendekatan ma’anil hadis yaitu pemaknaan hadis maka seorang perempuan yang menawarkan dirinya lewat media sosial tinder diperbolehkan, yang mana dengan menawarkan tersebut dapat berdampak baik bagi keduanya yaitu dapat menemukan pasangan hidup lewat media sosial tinder tersebut.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wahyuyucha, Nuzululnuzululyucha115@gmail.comE95215059
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorFadhillah, NurUNSPECIFIED195801311992032001
Thesis advisorSucipto, Muhammad HadiUNSPECIFIED197503102003121003
Subjects: Hadis
Uncontrolled Keywords: Menawarkan; Tinder; Sunan Ibn Majah
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: NUZULUL WAHYUYUCHA WAHYUYUCHA
Date Deposited: 03 Jan 2020 03:58
Last Modified: 17 Feb 2020 04:56
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/38000

Actions (login required)

View Item View Item