AKTIVITAS KEAGAMAAN KOMUNITAS LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII) DI TENGAH NAHDLIYIN DI DESA GEMURUNG GEDANGAN SIDOARJO

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Muttaqin, M. Nasrul (2015) AKTIVITAS KEAGAMAAN KOMUNITAS LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII) DI TENGAH NAHDLIYIN DI DESA GEMURUNG GEDANGAN SIDOARJO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (504kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (439kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (396kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (246kB) | Preview

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk: (1). Mengetahui sejarah perkembangan LDII di Desa Gemurung. (2). Menggambarkan aktivitas keagamaan LDII di Desa Gemurung. (3). Mengetahui pandangan masyarakat Desa Gemurung tarhadap keberadaan LDII di Desa Gemurung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain. Sumber data penelitian dibedakan menjadi dua yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer adalah data yang didapat langsung oleh peneliti dari hasil penelitian lapangan secara langsung ke lokasi penelitian. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui literatur yang terkait dengan LDII. Untuk pengumpulan data diambil melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan kajian literatur. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis melalui metode analisis deskriptif. Yang mana proses analisis dimulai dengan penyaringan data, kemudian dilakukan pengelompokan data, lalu terakhir diadakan peninjauan kembali data dengan bedah analisis teori-teori yang terkait kerukunan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1).LDII pertama kali masuk ke Desa Gemurung pada tahun 1960, dibawa oleh Drs. Nur hasyim dan Nur Zen dari Kediri, awalnya masuknya LDII ke Desa Gemurung mendapat penolakan dari warga Desa Gemurung yang mayoritas warga Nahdliyin. (2).aktivitas keagamaan LDII di Desa Gemurung berpusat di masjid Al-Mabrur yang merupakan satu-satunya masjid LDII di Desa Gemurung, kegiatan yang dilakukan meliputi kegiatan ibadah wajib dan aktivitas lain yang berhubungan dengan keagamaan. (3).saat ini masyarakat Desa Gemurung yang mayoritas warga Nahdliyin sudah bisa menerima keberadaan LDII di Desa Gemurung seiring dengan semakin dewasanya warga dalam menyikapi perbedaan

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Budi Ichwayudi
Creators:
CreatorsEmailNIM
Muttaqin, M. NasrulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Komunikasi Islam
Perbandingan Agama
Perbandingan Agama
Keywords: Ldii; Keagamaan Komunitas; Dakwah; Nahdliyin
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 20 Jan 2016 07:50
Last Modified: 20 Jan 2016 07:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3702

Actions (login required)

View Item View Item