Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam meningkatkan kedisiplinan guru

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kandiri, Kandiri (2019) Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam meningkatkan kedisiplinan guru. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Kandiri_F18312040.pdf

Download (3MB)

Abstract

Pemimpin dalam sebuah lembaga pendidikan Islam atau disebut sebagai kepala madrasah bertanggungjawab terhadap pendidikan dan pengajaran, membangkitkan semangat kerja personal, menciptakan iklim yang kondusif, aman, nyaman, tentram, dan menyenangkan. Dalam penelitian ini ada tiga fokus masalah yaitu: 1) Bagaimana Kedisiplinan Guru PAI di MAN 2 Situbondo, MA Islamiyah Asembagus dan MA al-Azhar Asembagus. 2) Bagaimana Upaya Kepemimpinan Kepala di MAN 2 Situbondo, MA Islamiyah Asembagus dan MA al-Azhar Asembagus dalam Pengembangan Kedisiplinan Guru PAI, 3) Apa saja Problematika Kepemimpinan Kepala di MAN 2 Situbondo, MA Islamiyah Asembagus dan MA al-Azhar Asembagus dalam Pengembangan Kedisiplinan Guru PAI serta solusinya. Untuk mengumpulkan data penelitian ini digunakan tiga cara yaitu: a. Observasi; b. Wawancara, dan c. Dokumentasi. Lalu dilanjutkan menganalisis data dengan cara: a) Pengumpulan Data, b) Reduksi Data, c) Penyajian Data, d) Kesimpulan-kesimpulan atau Verifikasi data. Dari pengumpulan data yang sudah diperoleh setelah dianalisis maka dapat disimpulkan bahwa : 1) Ada Kedisiplinan cukup baik Guru di MAN 2 Situbondo, Ada Kedisiplinan cukup baik Guru di MA Islamiyah Asembagus dan Ada Kedisiplinan cukup baik Guru di MA al-Azhar Asembagus. 2) Ada Upaya Kepemimpinan Kepala di MAN 2 Situbondo yaitu: merevisi jadwal pelajaran, membimbing, menegur, dan menyangsi dalam Pengembangan Kedisiplinan Guru. Ada Upaya Kepemimpinan Kepala di MA Islamiyah Asembagus yaitu: memotivasi, mengklarifikasi, menegur, dan mengurangi jam pelajaran dalam Pengembangan Kedisiplinan Guru. Ada upaya Kepemimpinan kepala MA al-Azhar Asembagus yaitu: merevisi jadwal, menegur, menyangsi dalam Pengembangan Kedisiplinan Guru, 3) Problematika Kepemimpinan Kepala MAN 2 Situbondo yaitu: Guru datang terlambat, Guru pulang sebelum berahir pelajaran, Guru tidak menindak siswa yang melanggar aturan sekolah. Problematika Kepemimpinan Kepala MA Islamiyah Asembagus yaitu: Guru tidak memakai pakaian seragam pada saat mengajar, Guru datang terlambat mengajar, Guru minta ijin pulang duluan sebelum pelajaran berakhir, Guru merasa kasihan apabila menindak siswa yang melanggar aturan sekolah, Guru kurang menyadari pentingnya kedisiplinan. Problematika Kepemimpinan Kepala di MA al-Azhar Asembagus yaitu: Guru datang terlambat mengajar, Guru minta ijin pulang duluan, Guru merasa kasihan menindak siswa yang melanggar, mengajar tidak mengunakan perangkat pembelajaran dalam mengajar.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (PhD)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kandiri, Kandirikandiri93@gmail.comF18312040
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHilmy, Masdarmasdar.hilmy@gmail.com2002037101
Subjects: Manajemen dan organisasi sekolah
Divisions: Program Doktor > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Kandiri Kandiri
Date Deposited: 17 Dec 2019 08:04
Last Modified: 17 Dec 2019 08:04
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/36340

Actions (login required)

View Item View Item