Tingkat kemampuan berfikir kreatif siswa bergaya Belajar Visual, Auditori dan Kinestetik dalam pengajuan dan pemecahan masalah Matematika dengan informasi berupa gambar pada materi Bangun Datar di Kelas VII SMP Negeri 13 Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Halimah, Nur (2010) Tingkat kemampuan berfikir kreatif siswa bergaya Belajar Visual, Auditori dan Kinestetik dalam pengajuan dan pemecahan masalah Matematika dengan informasi berupa gambar pada materi Bangun Datar di Kelas VII SMP Negeri 13 Surabaya. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nur Halimah_D04206050.pdf

Download (8MB)

Abstract

Pentingnya pemahaman guru tentang gaya belajar yang dimiliki siswa merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa. Ketika siswa merasa nyaman dengan kondisi belajar yang dilakukanny maka secara tidak langsung kreativitas akan meningkat. Karena antara kreativitas dan gaya belajar mempunyai hubungan secara tidak langsung. Dengan demikian kreativitas itu akan tumbuh jika didukung dengan pendekatan yang mendorong kemampuan berfikir kreatif yaitu pengajuan dan pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berfikir kreatif siswa bergaya belajar visual, auditori dan kinestetik dalam pengajuan dan pemecahan masalah dengan informasi berupa gambar. Subyek yang diambil dalam penelitian ini yaitu kelas VIIc bcrjumlah 6 subyek yang terdiri dari 2 siswa dari masing-masing gaya belajar dengan rincian: 2 siswa dari gaya belajar visual, 2 siswa dari gaya belajar auditori dan 2 gaya belajar kinestetik. Subyek-subyek ini dipilih secara acak dengan te.knik purposive sampling. Selanjutnya diberikan tes pengajuan dan pemecahan masalah. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara berbasis tugas. Tes tersebut dianalisis berdasarkan tiga komponen kreativitas yaitu kefasihan fluency), fleksibilitas flexibility) dan kebaruan (novelty). Kefasihan dalam memecahkan masalah diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk menyelesaikan masalah dengan beberapa jawaban yang beragam dan benar. Sedangkan kefasihan dalam mengajukan masalah diartikan kemampuan untuk membuat soal yang beragam dan benar. Fleksibilitas dalam pemecahan masalah diartikan kemampuan untuk menyelesaikan masalah dengan berbagai cara yang penyelesaian yang berbeda. Sedangkan fleksibilitas dalam pengajuan masalah diartikan pada kemampuan siswa mengajukan masalah yang mempunyai cara penyelesaian yang berbeda-beda. Kebaruan dalam pemecahan masalah diartikan kemampuan untuk menjawab masalah dengan satu/ lebih jawaban yang "tidak biasa" dilakukan oleh individu (siswa) pada tingkat pengetahuannya. Sedangkan kebaruan dalam mengajukan masalah diartikan sebagai kemampuan untuk menghasilkan soal yang berbeda antara satu dengan yang lain dalam konsep maupun konteksnya (unik).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Halimah, Nur--D04206050
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorHamdani, A. Saepulasepsaepulhamdani@uinsby.ac.id2031076501
Subjects: Pendidikan > Strategi Belajar Mengajar
Pendidikan > Pembelajaran
Uncontrolled Keywords: Kemampuan berfikir; berfikir kreatif; Belajar Visual; Auditori; Kinestetik
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 06 Nov 2019 07:01
Last Modified: 06 Nov 2019 07:01
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/36108

Actions (login required)

View Item View Item