Analisis implementasi sistem pelelangan barang jaminan pembiayaan bermasalah pada produk Murabahah dengan Fatwa DSN MUI No.47/DSN-MUI/2005 di Bank BRI Syariah Kcp Bangsal Mojokerto

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hakam, Fadhlul (2019) Analisis implementasi sistem pelelangan barang jaminan pembiayaan bermasalah pada produk Murabahah dengan Fatwa DSN MUI No.47/DSN-MUI/2005 di Bank BRI Syariah Kcp Bangsal Mojokerto. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Fadhlul Hakam_C74213103.pdf

Download (4MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Analisis Implementasi Sistem Pelelangan Barang Jaminan Pembiayaan Bermasalah Pada Produk Murabahah Dengan Fatwa DSN MUI NO.47/DSN-MUI/2005 di Bank BRI Syariah KCP Bangsal Mojokerto” ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pelelangan barang jaminan pembiayaan bermasalah khususnya pada produk murabahah di Bank BRI Syariah Kantor Cabang Pembantu Bangsal Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan dalam menyusun skripsi ini adalah penelitian deskriptif analisis dengan metode field research yaitu peneliti langsung terjun ke lapangan atau ke tempat yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pelelangan Barang Jaminan Pembiayaan Bermasalah Pada Produk Murabahah Di Bank BRI Syariah KCP Bangsal Mojokerto terjadi karena beberapa sebab yaitu nasabah tidak mampu bayar atau melunasi pinjaman dan tidak dapat menebus barang jaminan. Adapun usaha yang dilakukan oleh Bank BRI Syariah KCP Bangsal sebelum melakukan lelang diantaranya adalah dengan pemberian potongan (muqosah) keringanan pembayaran margin, Restrukturisasi pembiayaan yang berupa rescheduling dan reconditioning, akan tetapi apabila nasabah tetap tidak dapat melunasi hutangnya maka barang yang telah dijaminkan akan diambil alih sebagai langkah utama pelelangan atau biasa disebut Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) apabila nasabah masih tidak dapat membayar maka bank menawarkan untuk menjual barang jaminannya secara sendiri atau bersamasama, sebagai langkah terakhir jika nasabah sudah tidak ada itikad baik untuk melunasi hutangnya maka barang jaminan nasabah akan dilelang Bank BRI Syariah. Penulis menyimpulkan bahwa implementasi sistem pelelangan barang jaminan pembiayaan bermasalah pada produk murabahah di Bank BRI Syariah KCP Bangsal mojokerto sudah sesuai dengan fatwa DSN MUI NO.47/DSNMUI/2005 dimana Bank berhak menyita dan melelang barang jaminan nasabah yang tidak mampu membayar tunggakan dengan tujuan untuk menutup hutang nasabah tersebut. Apabila dari hasil penjualan barang jaminan tersebut masih memiliki sisa maka pihak Bank wajib mengembalikannya kepada nasabah, sebaliknya jika hasil penjualan barang jaminan tersebut masih kurang untuk menutup hutang maka nasabah tetap harus melunasinya atau Bank mengikhlaskannya jika nasabah tidak bisa bayar.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hakam, Fadhlulfadhlulhakam@gmail.comC74213103
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorYazid, MuhammadUNSPECIFIED19731171998031003
Subjects: Bank dan Perbankan Islam
Bank Islam
Keywords: Pelelangan; Jaminan; Murabahah; Pembiayaan Bermasalah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Hakam Fadhlul
Date Deposited: 31 Oct 2019 04:11
Last Modified: 31 Oct 2019 04:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/36043

Actions (login required)

View Item View Item