MOTIF MEMPELAJARI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT DI ERA MODERN PADA MASYARAKAT DESA BULUTIGO KECAMATAN LAREN KABUPATEN LAMONGAN

Huda, Muhammad Khoiril (2014) MOTIF MEMPELAJARI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT DI ERA MODERN PADA MASYARAKAT DESA BULUTIGO KECAMATAN LAREN KABUPATEN LAMONGAN. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (82kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (40kB) | Preview

Abstract

Keberadan Budaya-Budaya bangsa Indonesia saat ini sudah mulai banyak ditinggalkan oleh masyarakat, berbagai macam faktor penyebab Budaya-Budaya Bangsa Indonesia dilupakan oleh masyarakat salah satunya adalah dengan munculnya Era Modern pada saat ini. Pencak Silat sebagai Budaya Bangsa Indonesia, keberadaannya saat ini masih tetap dilestarikan oleh masyarakat Desa Bulutigo Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. Rumusan masalahnya yaitu, (1) Apa motif masyarakat Desa Bulutigo Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan dalam mempelajari ilmu beladiri Pencak Silat di Era Modern? (2) Bagaimana pandangan masyarakat Desa Bulutigo Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan tentang keberadaan ilmu beladiri Pencak Silat di Era Modern?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya menggunakan study kasus yang mana difokuskan di Desa Bulutigo. Teori yang digunakan sebagai pisau anilisis dalam penelitian ini yakni Teori Tindakan yang merupakan salah satu aspek sangat khusus dari paradigma definisi social dalam karya Max Waber.
Dari hasil penelitian telah ditemukan: 1) a. Menguasai keahlian beladiri dengan mempelajari ilmu beladiri Pencak Silat. b. Pencak Silat sebagai sarana pembinaan Persaudaraan. c. Pencak Silat sebagai sarana pengembangan Seni beladiri. d. Pencak Silat sebagai ajang berkompetisi. e. Pencak Silat sebagai sarana hiburan. f. Pencak Silat Budaya yang dilestarikan. g. Pencak Silat sebagai alat tawuran. h. Pencak Silat sebagai pengaruh social. 2) Masyarakat berpendapat bahwa beladiri Pencak Silat jangan sampai digunakan untuk hal negative, juga keberadaannya harus tetap dilestarikan sebagai Budaya Bangsa Indonesia.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Nur Mazidah
Uncontrolled Keywords: Motif; Pencak Silat; Era Modern
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Sosiologi
Depositing User: Editor : Yuhyil Ayda------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 06 Feb 2015 09:11
Last Modified: 06 Feb 2015 09:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/360

Actions (login required)

View Item View Item