Interaksi Edukatif dalam Membangun Pola Relasi Guru dan Murid di Pesantren : Studi Multi Kasus : PPSS Sukorejo Situbondo, PP Sidogiri Pasuruan dan PP. al-Amien Prenduan Sumenep

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Minhaji, Minhaji (2019) Interaksi Edukatif dalam Membangun Pola Relasi Guru dan Murid di Pesantren : Studi Multi Kasus : PPSS Sukorejo Situbondo, PP Sidogiri Pasuruan dan PP. al-Amien Prenduan Sumenep. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Minhaji_F18312049.pdf

Download (35MB)

Abstract

Inti dari interaksi edukatif adalah terjalinnya hubungan yang harmonis antara guru dan murid, keduanya merupakan unsur utama dan penentu keberhasilan pendidikan. Dalam pendidikan pondok pesantren, relasi sosial moralis antara guru dan murid menjadi prioritas utama, bahkan lebih penting daripada kecerdasan akademik dan penguasaan materi pembelajaran. Relasi guru dan murid berjalan kurang interaktif, hanya terjadi relasi komunikasi satu dimensi. Tradisi akademik seperti ini melahirkan stigma pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan “konservatif,” statis, bahkan budaya “pengkultusan” terhadap individu. Peneliti tertarik untuk melakukan riset terhadap tiga pondok pesantren yang dipandang memiliki perbedaan stigma dengan pondok pesantren pada umumnya, sehingga memungkinkan ditemukannya konsep tentang bangunan teori pola relasi guru dan murid yang ideal. Tema yang diambil adalah: Interaksi edukatif dalam membangun pola relasi guru dan murid di pondok pesantren.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana interaksi edukatif yang terjadi di PPSS Situbondo, PPS Pasuruan dan PP al-Amien Sumenep?, bagaimana pola relasi guru dan murid yang terbangun sebagai implikasi interaksi edukatif di PPSS Situbondo, PPS Pasuruan dan PP al-Amien Sumenep?, kemudian perbedaan interaksi edukatif dalam membangun pola relasi guru dan murid di tiga pondok pesantren tersebut.Penelitian ini dilakukan dalam tiga latar dengan karakteristik yang berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan studi multi-kasus, dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya, melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumenter, kemudian dianalisis dengan tiga langkah, yaitu: reduksi data, display data, dan kesimpulan.Hasil yang diperoleh adalah: Pertama; Interaksi edukatif yang terjadi di pondok pesantren diarahkan pada penanaman sejumlah norma dan nilai-nilai religius dalam berbagai aspek kehidupannya. Sedangkan dilihat dari unsur-unsur interaksi edukatif sebagai mediumnya, pondok pesantren dapat diketegorikan menjadi: pondok pesantren komprehensip-interkonektif, salaf-progresif dan khalaf-integratif. Kedua; Pola relasi guru dan murid yang terbangun melalui interaksi edukatif adalah: pola relasi sosial moderasi, patronase dan egaliter. Ketiga; Perbedaan yang terjadi adalah karena adanya perbedaan transmisi intelektual dan leteratur para pendirinya, sehingga masing-masing pondok pesantren memiliki karakteristik yang berbeda.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (PhD)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Minhaji, Minhajimoh_minhaji@yahoo.co.idUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorNasir, RidlwanUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Thesis advisorBakar, Yunus AbuUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Guru
Manajemen Pendidikan
Uncontrolled Keywords: Interaksi, Relasi; Guru-Murid ; Pesantren
Divisions: Program Doktor > Studi Islam
Depositing User: Minhaji Minhaji Minhaji
Date Deposited: 17 Oct 2019 08:28
Last Modified: 17 Oct 2019 08:28
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/35976

Actions (login required)

View Item View Item