Resiliensi Pada Ibu Primipara Dengan Kejadian Pre-Baby Blues Syndrome

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Istikhomah, Lailatul (2019) Resiliensi Pada Ibu Primipara Dengan Kejadian Pre-Baby Blues Syndrome. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Lailatul Istikomah_B07212055.pdf

Download (2MB)

Abstract

Setiap individu memiliki kemampuan yang berbeda untuk bertahan dari rasa sakit, kekecewaan maupun depresi. Akan tetapi, hanya individu yang resilien yang mampu membuat dirinya bangkit dan hidup kuat untuk mengatasi masalah yang hadir dalam kehidupannya. Resiliensi adalah kapasitas atau kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang untuk bangkit dari penderitaan atau kemalangan dalam hidupnya. Individu yang resilien dalam pandangan islam akan menghadapi segala permasalahan yang ada dalam hidup sebagai suatu ujian dari Allah SWT. Fokus penelitian yang menjadi ruang lingkup dalam penelitian ini adalah bagaimana resiliensi pada ibu primipara dengan kejadian pre-baby blues syndrome. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui resiliensi pada ibu primipara yang mengalami pre-baby blues syndrome, dengan menggambarkan secara utuh kondisi ibu primipara tersebut, untuk mengetahui gejala pre-baby blues syndrome yang muncul dan mengetahui penyebab dari munculnya pre-baby blues syndrome ini dengan menggambarkan dinamika psikologisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, sebab dengan metode studi kasus akan memungkinkan peneliti untuk memahami subyek secara mendalam dan memandang subyek sebagaimana subyek penelitian memahami dan mengenal dunianya sendiri. Dari Aspek yang muncul dan faktor yang menjadi sumber resiliensi telah membentuk karakteristik resiliensi yang dimiliki subyek. Subyek memenuhi kriteria resiliensi yang ditandai dengan regulasi emosi, pengendalian impuls, optimism, empati, efikasi diri dan peningkatan aspek positif yang berkembang kearah yang positif, sehingga subyek mampu menerima kehamilannya saat ini. Subyek dapat mencapai resiliensi disebabkan oleh faktor I Have (Aku punya), I Am (Aku ini), dan I Can (Aku dapat). Subyek mendapatkan dukungan dari keluarga, suami dan lingkungan sekitarnya. Sedangkan faktor yang dari dalam pribadi subyek adalah kepercayan, keyakinan yang kuat kepada Allah yang menjadikan subyek seorang ibu primipara yang resilien. Karena subyek sudah mampu menanamkan dalam dirinya bahwa segala sesuatu itu sudah ada yang mengatur, manusia hanya berdo’a dan berusaha menjadi pribadi yang resilien.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Istikhomah, Lailatullailatulistikomah19@gmail.comB07212055
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorKhotimah, S. Khorriyatulkhotim_psi@yahoo.com197711162008012018
Subjects: Depresi
Psikologi
Psikologi > Kecemasan
Keywords: Resiliensi: Ibu Primipara: Pre-Baby Blues Syndrome
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Psikologi
Depositing User: Istikomah Lailatul
Date Deposited: 19 Aug 2019 02:22
Last Modified: 19 Aug 2019 02:22
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/35336

Actions (login required)

View Item View Item