Persepsi Masyarakat Desa Karas Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang Jawa Tengah Tentang Batas Usia Kawin Dalam Undang-undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 (Studi Sosiologi Max Weber)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mohammad Fahrudi Noer, Fahrudi (2019) Persepsi Masyarakat Desa Karas Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang Jawa Tengah Tentang Batas Usia Kawin Dalam Undang-undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 (Studi Sosiologi Max Weber). Masters thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Mohammad Fahrudi Noer_F12917365.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pokok masalah dalam penelitian ini adalah mengenai pelaksanaan persepsi masyarakat Desa Karas Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang tentang batas usia kawin dalam Undang-undang Perkawinan No. 1 tahun 1974 (Studi Sosiologi Max Weber. Dan pokok masalah tersebut selanjutnya di-breakdown dalam beberapa submaslah atau rumusan masalah, antara lain: 1) Bagaimana persepsi masyarakat Desa Karas Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang Jawa Tengah tentang batas usia kawin? 2) Bagaimana pelaksanaan persepsi batas usia kawin masyarakat Desa Karas Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang Jawa Tengah? 3) Bagiamana pelaksanaan persepsi batas usia kawin masyarakat Desa Karas Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang Jawa Tengah dalam sosiologi? Penelitian ini tergolong (Field Research Kualitatif), dalam menjawab permasalahan yang ada, penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi dan interview atau wawancara. Dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptf analisis dengan pola pikir induktif yaitu mengemukakan data secara khusus kemudian dianalisis dengan menggunakan teori secara umum baik dengan menggunakan Undang-undang Perkawinan No. 1 tahun 1974, juga dengan terori sosiologi Max Weber (tindakan sosial). Hasil dari penelitian mengungkap dua persepsi tokoh agama masyarakat tentang batas usia kawin. 1) pembatasan usia kawin dalam Undang-undang bersifat ijtihadiah didasarkan kepada metode mashsalahat mursalah. Jadi lebih baik mengikuti peraturan Undang-undang tersebut guna untuk kemaslahatan keluarga, keculai dalam hal lain yang bersifat kasuistik seperti married by accident. 2) persepsi yang lebih cenderung tidak setuju dengan pembatasan usia kawin. Yang mana dalam pandangan ini lebih didominasi kepada pemahan fikih klasik. Selagi memenuhi syarat dan rukun sebagaimana yang ditentukan dalam syar’iat islam dan perkawinan di anggap sah oleh agama guna untuk mengindari hal yang tidak diinginkan. Kemudian dalam pelaksanaan persepsi batas usia kawin masyarakat tersebut hanya melakukan perkawinan dengan ketentuan dan upacara agama saja, meskipun sebagian masyarakat telah melaksanakan sesuai ketentuan yang diatur dalam Undang-undang. Adapun faktor yang mempengaruhi terjadinya perkawinan dibawah usia antara lain: Faktor Internal antara lain: faktor orang tua, kemauan sendiri, dan faktor kecelakaan (Married by accident). Sedangkan faktor eksternal antara lain: faktor pemahaman agama, faktor ekonomi, faktor tradisi keluarga, dan kebiasan atau adat istiadat msyarakat. Dari hasli analisis yang termasuk dalam tindakan rasional instrumental adalah faktor orang tua, faktor kemanuan sendiri, dan faktor ekonomi. Tindakan Rasional Nilai faktor pemahaman agama, faktor kemauan sendiri yang kedua dan faktor kecelakaan (Married by accident), Tindakan Afektif adalah faktor kemauan sendiri, dan yang termasuk dalam tindakan Tradisional adalah faktor tradisi keluarga dan kebiasaan atau adat istiadat. Dan dari tindakan tersebut terdapat dua impliksi, yaitu positif dan negative bagi pelaku perkawinan dibawah usia.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mohammad Fahrudi Noer, Fahrudinoerfahrudi@gmail.comF12917365
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorSuis,, SuisUNSPECIFIED19601011997031002
Subjects: Hukum > Hukum Perdata Islam
Hukum Adat
Sosiologi
Uncontrolled Keywords: Persepsi Masyarakat Desa
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Noer Mohammad Fahrudi
Date Deposited: 14 Aug 2019 07:16
Last Modified: 14 Aug 2019 07:16
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/34952

Actions (login required)

View Item View Item