Pengaruh faktor oseanografi dan suspensi sedimen terhadap pertumbuhan dan mortalitas karang transplantasi (acropora spp.) di Paiton, Probolinggo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Supriyadi, Supriyadi (2019) Pengaruh faktor oseanografi dan suspensi sedimen terhadap pertumbuhan dan mortalitas karang transplantasi (acropora spp.) di Paiton, Probolinggo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
SUPRIYADI_H74215035.pdf

Download (1MB)

Abstract

Transplantasi karang merupakan salah satu upaya dalam memulihkan kondisi terumbu karang yang semakin mengalami degradasi. Transplantasi dapat dilakukan menggunakan berbagai media, salah satunya adalah dengan kanstin FABA dari limbah padat batu bara fly ash bottom ash yang dihasilkan oleh PLTU Paiton. Fragmen karang batu Acropora spp. ditransplantasikan pada dua kedalaman berbeda. Metode penentuan titik pengamatan menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan jarak lokasi transplantasi ke lokasi bibit (± 7 meter). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membandingkan dua kondisi penelitian, yaitu transplantasi dilaksanakan pada kedalaman 6 m dan 8 m dengan 10 fragmen Acropora formosa dan 10 fragmen Acropora intermedia di setiap kedalaman. Pengamatan dilaksanakan setiap dua minggu meliputi faktor oseanografi dan laju pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor oseanografi di lapangan menunjukan nilai yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan karang. Laju sedimentasi tertinggi terdapat di kedalaman 8 m yaitu sebesar 25,57 mg/cm2/hari yang termasuk dalam kategori sedang dan mempengaruhi kelimpahan karang. Pengaruh ini dibuktikan adanya kematian Acropora spp. menjadi death coral algae dengan indeks mortalitas sebesar 0,1. Laju pertumbuhan karang transplantasi pada kedalaman 6 m sebesar 2,2 mm/minggu untuk Acropora formosa dan sebesar 3,1 mm/minggu untuk Acropora intermedia, sedangkan kedalaman 8 m Acropora formosa memiliki laju pertumbuhan sebesar 2,0 mm/minggu dan sebesar 2,4 mm/minggu untuk Acropora intermedia. Faktor oseanografi dengan pengaruh dominan terhadap laju pertumbuhan yaitu salinitas dengan koefisien korelasi 0.853 (hubungan searah) dan kedalaman memiliki pengaruh dengan hubungan terbalik yaitu -0.244. Laju sedimentasi memiliki koefisien korelasi sebesar 0.8 terhadap pertumbuhan dan 0.54 terhadap mortalitas.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Supriyadi, Supriyadisyadi7336@gmail.comH74215035
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorSawiji, Asrisawiji.asri@gmail.com2026068701
Thesis advisorMaisa, Dian Sarimaisaroh.ds@uinsby.ac.idUNSPECIFIED
Subjects: Ilmu Kelautan
Ekologi
Uncontrolled Keywords: Transplantasi karang batu; kanstin FABA; indeks mortalitas; PCA.
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Supriyadi Supriyadi
Date Deposited: 13 Aug 2019 04:30
Last Modified: 13 Aug 2019 04:30
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/34263

Actions (login required)

View Item View Item