Analisis hukum Islam terhadap jual beli air tape ketan di desa Siman kecamatan Kepung kabupaten Kediri

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rianto, Rizky Darmawan (2019) Analisis hukum Islam terhadap jual beli air tape ketan di desa Siman kecamatan Kepung kabupaten Kediri. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Rizky Darmawan Rianto_C92215132.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Analisis Hukum Islam Terhadap Jual Beli Air Tape Ketan Di Desa Siman Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri”. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya jual beli air tape ketan, dimana air tape tersebut yang seharusnya langsung dikonsumsi oleh pembeli, tetapi ditimbum dan dijadikan minuman yang memabukkan. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menjawab pertanyaan pertanyaan: “Bagaimana praktik jual beli air tape ketan di desa Siman kecamatan Kepung kabupaten Kediri?”, “Bagaimana analisis hukum Islam terhadap jual beli air tape ketan di desa Siman kecamatan Kepung kabupaten Kediri?”. Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan (field research) di desa Siman kecamatan Kepung kabupaten Kediri. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah menggunakan metode observasi dan wawancara (interview) yaitu suatu penggalian data dengan cara memperhatikan, mengamati, dan mendengar dan kemudian mencatatnya sebagai sebuah peristiwa, keadaan ataupun hal lainnya yang menjadi sumber data. Selanjutnya data yang telah terkumpul dan tersusun maka dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis dan menggunakan pola pikir deduktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik jual beli air tape ketan yang dilakukan di desa Siman kecamatan Kepung kabupaten Kediri menggunakan akad jual beli salam. Salam adalah suatu metode jual beli dimana pihak pembeli memesan terlebih dahulu barang yang akan dipesan dengan memberikan keterangan barang yang diinginkan pembeli kepada penjual, untuk pembayarannya bisa dilakukan menggunakan opsi yaitu diawal ditengah dan diakhir barang itu diterima. Dalam praktik jual beli air tape ketan ini, pembeli memesan air tape ketan kepada penjual dengan memberi ketentuan yang diinginkan oleh pembeli, lalu untuk pembayaran dilakukan pada saat air tape ketan tersebut telah jadi. Air tape ketan adalah minuman fermentasi apabila didiamkan lebih dari tiga hari maka minuman tersebut berubah menjadi minuman yang mempunyai kadar alkohol. Kebanyakan pembeli yang menyalahgunakan air tape ketan tersebut menjadi minuman yang memabukkan. Dan dengan alasan sadd adh-dhariah maka jual beli air tape ketan ini tidak diperbolehkan. Berdasarkan dengan kesimpulan diatas, pertama bagi pihak penjual hendaknya melihat pihak pembeli terlebih dahulu, apabila pembeli tersebut adalah dari kalangan kaum muda yang suka mabuk maka alangkah lebih baiknya tidak menjual minuman tersebut kepada mereka. Kedua bagi pihak pembeli apabila mengkonsumsi air tape ketan, jangan meminum air tape ketan yang tidak lebih dari tiga hari, karena selain dapat membuat mabuk, minuman tersebut juga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rianto, Rizky Darmawanrdarmawan60@gmail.comC92215132
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorBudiono, Muhammadbudielhajj71@gmail.com197110102007011052
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Jual Beli
Keywords: Jual Beli; Hukum Islam; Air Tape Ketan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Rianto Rizky Darmawan
Date Deposited: 13 Aug 2019 02:18
Last Modified: 13 Aug 2019 02:18
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/34242

Actions (login required)

View Item View Item