Penggunaan Pengeras Suara dalam Alquran: telaah pemikiran Misbah Mustofa terhadap qs. al-Baqarah 186 dalam kitab Taj al-Muslimin

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Handayani, Wiwin (2019) Penggunaan Pengeras Suara dalam Alquran: telaah pemikiran Misbah Mustofa terhadap qs. al-Baqarah 186 dalam kitab Taj al-Muslimin. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Wiwin Handayani_E93215149.pdf

Download (1MB)

Abstract

Karya tafsir merupakan produk budaya yang lahir dari proses dialektika antara mufassir dengan kondisi sosial yang menjadi latarbelakang penulisan sebuah penafsiran. Pada dasarnya karya tafsir mempunyai macam metode yang berbeda-beda dan juga pendekatan yang dilakukan dalam menafsirkan Alquran. Gaya penafsiran dan metode pendekatan tafsir yang berbeda-beda dipengaruhi oleh kondisi mufassir, pola pikir, teologi yang dikuasai dan kondisi sosial pada masa tersebut. Salah satu pembahasan yang cukup menarik untuk dikaji ialah penggunaan pengeras suara dalam kitab Taj al-Muslimin dalam penafsirannya terhadap ayat yang memjelaskan bahwa Allah SWT sangat dekat kepada hamba-Nya. Penelitian ini memfokuskan penjelasan Misbah Mustofa terkait penggunaan pengeras suara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran terhadap ayat QS. Al-Baqarah 186, pendekatan yang dilakukan dan corak yang digunakan mufassir dalam menafsirkan ayat tersebut. Maka dilakukankan kajian teori sebagai bentuk usaha dalam meneliti sebuah karya tafsir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersumber datanya didapat dari kepustakaan (library research). Hasil penelitian penyimpulkan bahwa dalam menafsirkan surat al-Baqarah 186 dalam kitab Taj al-Muslimin merujuk pada dalil-dalil, hadis. Bahwa penggunaan pengeras suara menurut Misbah Mustofa adalah hal yang bisa menimbulkan dosa (bid’ah), namun beberapa ulama memperbolehkannya berdasarkan dalil-dalil yang bisa dipertanggung jawabkan. Didasarkan pada dalil-dalil yang ada mufassir menggunakan ra’yu dalam menjelaskan suatu permasalahan yang ditafsirkan. Pendekatan teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu asbab al-nuzul di mana mufassir menjelaskan kronologi bagaimana ayat tersebut turun. Corak yang digunakan Misbah Mustofa dalam menafsirkan kitabnya menggunakan corak adabi al-ijtima’i (sosial kemasyarakatan), dan corak fikih.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Handayani, Wiwinhhandayaniwiwin8@gmail.comE93215149
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorSucipto, Mohammad Hadihadi_hz@uinsby.ac.id197503102003121003
Thesis advisorMohammad, Yardhomyardho@gmail.com198506102015031006
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Uncontrolled Keywords: Pengeras Suara: Misbah Mustofa; Taj al-Muslimin
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Handayani Wiwin
Date Deposited: 19 Aug 2019 02:42
Last Modified: 19 Aug 2019 02:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/33919

Actions (login required)

View Item View Item