Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengolahan Sekunder Kakao di Desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kusmawati, Erlina (2019) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengolahan Sekunder Kakao di Desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Erlina Kusmawati_B52215027.pdf

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK
Indonesia dikenal sebagai negara pengekspor biji kakao ketiga dunia dan salah satu wilayah yang mempunyai potensi alam tanaman kakao adalah Desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun. Penelitian ini berfokus pada proses pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengolahan sekunder kakao dan relevansi pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan Dakwah Bil Hal dalam Islam di Desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun.
Penelitian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang dimiliki masyarakat sebagai bahan pemberdayaan dalam melakukan proses perubahan sosial. Melalui langkah 5-D dalam Apreciative Inquiry dengan menemukenali dan mengungkap aset atau potensi (Discovery), membangun mimpi (Dream), merancang dan menyusun strategi dari mimpi yang sudah dibangun (Design), selanjutnya melakukan aksi partisipatif dari strategi yang sudah dirancang (Define), sampai melakukan monitoring dan evaluasi (Destiny).
Strategi yang digunakan untuk mengembangkan aset kakao yakni menciptakan usaha produktif melalui pengolahan sekunder kakao sebagai upaya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan demonstrasi pembuatan minuman serbuk kakao yang dikombinasikan dengan kopi lokal, pelatihan pembuatan pupuk organik cair dengan memanfaatkan air bekas cucian beras sebagai upaya merawat tanaman kakao, membentuk kelompok pengolah kakao agar usaha yang sudah dirintis terkelola dengan baik serta membuat draf usulan kepada pemerintah desa sebagai keberlanjutan agar usaha kelompok pengolah kakao terus dijalankan.
Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat setelah adanya pendampingan ini adalah munculnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya potensi alam berupa kakao yang dimiliki masyarakat, serta peluang usaha pengembangan potensi kakao melalui kegiatan pengolahan sekunder kakao sampai terbentuknya kelompok usaha sebagai pengelola sampai diperolehnya pemasukan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Semangat membangun kemandirian ekonomi dalam Islam dengan menciptakan kreativitas tertuang dalam Q.S An-Nahl ayat 97.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kusmawati, Erlinaerlina.kusmawati@gmail.comB52215027
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorAnshori, MohammadUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pemberdayaan
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan, Pengembangan Aset, Ekonomi Kreatif
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Kusmawati Erlina
Date Deposited: 06 Aug 2019 07:04
Last Modified: 06 Aug 2019 07:04
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/33706

Actions (login required)

View Item View Item