KOMUNIKASI LEMBAGA DAKWAH AHBAABUL MUSTHAFA DENGAN MASYARAKAT DALAM PENDIRIAN DAKWAH CENTER DI PROBOLINGGO JAWA TIMUR

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Aminah, Aleisandra Fajrin (2015) KOMUNIKASI LEMBAGA DAKWAH AHBAABUL MUSTHAFA DENGAN MASYARAKAT DALAM PENDIRIAN DAKWAH CENTER DI PROBOLINGGO JAWA TIMUR. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (846kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (658kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (580kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (939kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (467kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Ada tiga persoalan yang hendak dikaji dalam skripsi ini, yaitu: (1) Bagaimana bentuk-bentuk komunikasi antara lembaga dakwah Ahbaabul Musthafa dengan masyarakat dalam pendirian Dakwah Center. (2) Apa saja upaya komunikasi yang dilakukan lembaga dakwah tersebut dengan masyarakat terkait pendirian Dakwah Center. (3) Media apa sajakah yang digunakan oleh lembaga dakwah tersebut dalam melakukan tindakan komunikasi. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, dalam penelitian ini digunakanlah metode deskriptif kualitatif yang berguna untuk memberikan fakta dan data mengenai tindakan komunikatif yang pengelola lembaga dakwah Ahbaabul Musthafa lakukan untuk pendirian Dakwah Center, kemudian data tersebut dianalisis secara kritis dengan dasar pemikiran George Herbert Mead, sehingga diperoleh “makna” mendalam tentang berdakwah melalui pendirian Dakwah Center Ahbaabul Musthafa. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Dalam asumsi dasar pemikiran Mead mengenai interpretasi dan makna dari bermacam-macam orang, pada penelitian ini ditemukan bahwa terdapat bentuk-bentuk komunikasi yang dilakukan oleh pengelola lembaga dakwah Ahbaabul Musthafa (komunikator) dengan masyarakat (receiver / penerima pesan) diantaranya ialah komunkasi interpersonal, komunikasi public, dan komunikasi massa. (2) Upaya-upaya yang dilakukan oleh Habib Hasan untuk menarik masyarakat agar berkenan berpartisipasi ialah dengan pemberian “makna” pentinganya beramal jariyah dan strategi kendali komunikasi “wortel teruntai” dengan cara pemberian imbalan berupa sertifikat kepada para pembeli tanah waqof Dakwah Center Ahbaabul Musthafa. (3) Media yang digunakan Habib Hasan dalam melakukan komunikasi persuasif ialah radio Ahbaabul Musthafa dan proposal pengajuan dana

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Aswadi
Creators:
CreatorsEmailNIM
Aminah, Aleisandra FajrinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Dakwah
Komunikasi Dalam Islam
Uncontrolled Keywords: komunikasi; lembaga dakwah; dakwah center; masyarakat
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Users 283 not found.
Date Deposited: 15 Jan 2016 03:13
Last Modified: 19 Jan 2016 05:03
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/3356

Actions (login required)

View Item View Item