Profil berpikir analitis peserta didik dengan gaya berpikir sekuensial abstrak dalam menyelesaikan ill-structured problem

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ulfa, Putri Rahmadiana (2019) Profil berpikir analitis peserta didik dengan gaya berpikir sekuensial abstrak dalam menyelesaikan ill-structured problem. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ulfa Putri Rahmadiana_D74215112.pdf

Download (2MB)

Abstract

Berpikir analitis merupakan suatu proses kognitif yang meliputi membedakan (differentiating), mengorganisasi (organizing), dan memberikan atribut (attributing). Setiap peserta didik memiliki cara dan proses berpikir yang berbeda dalam mencari dan mengolah hasil pembelajaran yang diterimanya untuk memecahkan masalah (gaya berpikir). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil berpikir analitis peserta didik dalam menyelesaikan ill-structured problem terutama pada peserta didik dengan gaya berpikir sekuensial abstrak.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini berawal dari kelas VII-B SMP ICMBS Sarirogo Sidoarjo yang terdiri dari 27 peserta didik yang diberikan angket gaya berpikir model Gregorc untuk kemudian diambil 3 peserta didik dengan gaya berpikir sekuensial abstrak. Setelah itu subjek diberikan tes berpikir analitis berupa soal ill-structured problem dan wawancara berbasis tugas. Hasil data tes tertulis dan wawancara tersebut selanjutnya dipaparkan dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif sesuai indikator berpikir analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpikir analitis peserta didik dengan gaya berpikir sekuensial abstrak dalam menyelesaikan ill-structured problem pada proses kognitif berpikir analitis membedakan (differentiating) mampu memenuhi keseluruhan indikator. Pada proses kognitif mengorganisasikan (organizing) peserta didik dengan gaya berpikir sekuensial abstrak tidak mampu memenuhi salah satu dari keseluruhan indikator yaitu pada indikator menyelesaikan masalah melalui solusi-solusi yang mungkin tetapi mampu memenuhi indikator yang lain. Sedangkan pada proses kognitif memberikan atribut (atributting) peserta didik dengan gaya berpikir sekuensial abstrak kurang mampu memenuhi keseluruhan indikator.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ulfa, Putri Rahmadianaulfaputri09@gmail.comD74215112
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
UNSPECIFIEDLisanul, Uswah sadieda, S. Si, M. Pd.UNSPECIFIEDUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDDrs. Usman, Yudi, M. Pd. IUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Matematika
Pendidikan > Pendidikan - Karakter
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Rahmadiana Ulfa Putri
Date Deposited: 02 Aug 2019 06:38
Last Modified: 02 Aug 2019 06:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/33048

Actions (login required)

View Item View Item