Metode pemaknaan hadis tentang Cadar perspektif Muhammad al Ghazali

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Muthoharoh, Nur Laili (2019) Metode pemaknaan hadis tentang Cadar perspektif Muhammad al Ghazali. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nur Laili Muthoharoh_E95215058.pdf

Download (7MB)

Abstract

Cadar adalah kain yang digunakan untuk menutupi kepala atau wajah pada kaum wanita. Terdapat banyak perbedaan pendapat mengenainya, ada yang beranggapan bahwa memakai cadar itu wajib bagi kaum wanita dan ada pula yang menganggapnya tidak wajib. Banyak sekali hadis yang dijadikan dalil oleh beberapa ulama untuk mewajibkan cadar, salah satunya yaitu hadis riwayat al-Tirmidhi No indeks 1261. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas hadis tentang cadar yang terdapat dalam sunan al-Tirmidhi No indeks 1261, pemaknaan hadis tentang cadar dan menjelaskan mengenai aplikasi metode pemaknaan hadis tentang cadar perspektif Muhammad al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, maka penulis mengumpulkan data hadis dengan cara takhrij. Setelah itu melakukan analisa dengan melakukan langkah-langkah berdasarkan kritik sanad dan kritik matan, juga melakukan i’tibar dengan cara mengumpulkan sanad-sanad dari jalur lain agar dapat diketahui adakah mutabi’ dan shahid-nya. Adapun dalam penelitian mengenai hadis tentang cadar ini didapatkan bahwa kualitas hadis tersebut hasan lidhatihi. Hal itu karena adanya sanad yang muttas}il dari perawi pertama hingga yang terakhir, tidak ditemukannya shad dan ‘illat pada sanad maupun matannya, namun ke-dabit-an perawinya ada yang kurang. Adapun hadis tersebut mengandung makna perintah menggunakan hijab bagi wanita ketika berhadapan dengan budak mukatab miliknya. Sedangkan metode pemaknaan yang digunakan menghasilkan bahwa, menurut Muhammad al-Ghazali, makna yang terkandung dalam hadis tersebut bukanlah perintah untuk menggunakan penutup wajah/ cadar. Bahkan beliau mengatakan bahwa cadar bukanlah bagian dari ibadah dan hanya sebatas tradisi saja. Hal itu dikarenakan, belum ada satu dalilpun yang menjelaskan secara langsung mengenai cadar.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Muthoharoh, Nur Laililaili_virgo@yahoo.comUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorSucipto, M. Hadihadi_hz@uinsby.ac.idUNSPECIFIED
Subjects: Jilbab
Pemikiran
Hadis
Uncontrolled Keywords: Cadar; Pemaknaan Hadis; Muhammad al Ghazali
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Muthoharoh Nur Laili
Date Deposited: 25 Jul 2019 03:16
Last Modified: 25 Jul 2019 03:18
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32743

Actions (login required)

View Item View Item